La Liga: Gol Spektakuler Güler Tutup Kemenangan Real Madrid atas Elche

Gol Sensasional - Aksi Arda Güler melepaskan tembakan spektakuler dari dalam setengah lapangan yang berbuah gol penutup kemenangan Real Madrid CF 4-1 atas Elche CF pada laga pekan ke-28 La Liga EA Sports 2025/2026, di Estadio Santiago Bernabéu, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. Kemenangan telak ini menjaga tekanan Los Blancos terhadap FC Barcelona di puncak klasemen. (Sumber foto: @realmadrid/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Real Madrid Club de Fútbol meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Elche Club de Fútbol pada pekan ke-28 La Liga EA Sports 2025/2026. Bermain di Estadio Santiago Bernabéu, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB, Los Blancos menang telak 4-1 sekaligus terus menekan pemuncak klasemen FC Barcelona.

Madrid Unggul Dua Gol

Pertandingan berjalan hati-hati pada awal laga. Real Madrid sempat kesulitan menembus pertahanan disiplin Elche. Namun tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-39 lewat bek tengah Antonio Rüdiger.

Rüdiger menyambar bola muntah setelah kiper Elche menepis tendangan Federico Valverde dari luar kotak penalti. Hanya lima menit kemudian, Valverde kembali mencuri perhatian.

Gelandang Uruguay itu memainkan kombinasi umpan satu-dua dengan Fran García sebelum melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti. Bola meluncur ke sudut kanan atas gawang dan membawa Madrid menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Huijsen Tambah Gol

Selepas jeda, Real Madrid tetap menguasai pertandingan. Brahim Díaz mendapat peluang emas, tetapi ia melepaskan tendangan yang melambung di atas mistar gawang.

Real Madrid kemudian menambah gol pada menit ke-66. Bek muda Dean Huijsen menyambut umpan silang Daniel Yáñez dengan sundulan keras yang gagal dijangkau kiper Matías Dituro.

Elche sempat memperkecil ketertinggalan lima menit sebelum waktu normal berakhir. Grady Diangana melewati Thibaut Courtois lalu mengirim umpan rendah ke depan gawang. Dalam upaya menyapu bola, Manuel Ángel justru mengarahkannya ke gawang sendiri.

Gol Sensasional Güler

Namun drama belum berakhir. Empat menit kemudian, Arda Güler mencetak gol spektakuler. Gelandang muda Turki itu melepaskan tembakan berani dari dalam setengah lapangan sendiri. Bola melambung melewati Dituro yang sudah keluar dari sarangnya lalu memantul masuk ke gawang kosong.

Kemenangan ini menunjukkan ketajaman lini serang Real Madrid, meski tim bermain tanpa Kylian Mbappé yang masih cedera. Los Blancos tetap agresif dengan mencatatkan 14 tembakan dan menguasai permainan hampir sepanjang laga.

Performa Valverde kembali menonjol. Setelah mencetak hattrick saat menghadapi Manchester City di Liga Champions tengah pekan lalu, gelandang Uruguay itu kini terlibat dalam 21 gol bagi Madrid musim ini di semua kompetisi dengan rincian sembilan gol dan 12 assist.

Hasil tersebut membuat Real Madrid terus menempel Barcelona di puncak klasemen La Liga. Selisih keduanya kini hanya satu poin sehingga persaingan menuju gelar juara diprediksi berlangsung sengit hingga akhir musim.

Arbeloa Bangga Pemain Akademi

Usai pertandingan, pelatih Álvaro Arbeloa memuji daya juang para pemainnya, terutama mereka yang berasal dari akademi La Fábrica. “Kemenangan ini punya nilai besar. Mereka lawan yang tidak nyaman karena tuntutan permainan mereka”, kata Arbeloa.

“Usaha para pemain kami luar biasa. Saya sangat berterima kasih atas kerja keras dan hasrat yang mereka tunjukkan”, lanjut teknisi berumur 43 tahun ini.

Pertandingan tersebut terasa spesial karena banyak pemain akademi Real Madrid mendapat kesempatan tampil. Thiago Pitarch bermain sebagai starter, sedangkan Daniel Yáñez, Gonzalo García, Diego Aguado, César Palacios, dan Manuel Ángel masuk dari bangku cadangan. “Saya dulu juga pemain akademi dan akhirnya menembus tim utama”, ujar Arbeloa.

Arbeloa Puji Gol Güler

Media juga meminta komentar Arbeloa mengenai gol sensasional Arda Güler dari dalam setengah lapangan. Gelandang tim nasional Turki itu mencetak gol dari jarak hampir 70 meter. “Anda harus membingkainya dan menjadikannya lukisan. Itu sesuatu yang tidak biasa. Luar biasa”, puji Arbeloa.

“Saya melihat semua orang memegang kepala karena takjub, termasuk saya. Aksi seperti itu layak ditonton meski harus membeli satu, dua, bahkan tiga tiket”, sambungnya. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *