Liga Champions 2025/2026: AS Monaco FC Kejutkan PSG, Doué Pimpin Comeback Spektakuler

Selebrasi Dingin - Ekspresi Désiré Doué ketika merayakan gol keduanya yang memastikan kemenangan comeback Paris Saint-Germain atas AS Monaco FC pada leg pertama play-off Liga Champions UEFA 2025/2026, di Stade Louis II, Fontvieille, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan 3-2 ini memberi Les Parisiens keuntungan krusial menjelang leg kedua di Stade Parc des Princes. (Sumber foto: X/@PSG_inside)

Kejutan di Menit Awal

Mataredaksi.com, BOGOR – Association Sportive de Monaco Football Club (AS Monaco FC) dan Paris Saint-Germain menyajikan duel penuh tensi pada leg pertama play-off Liga Champions UEFA 2025/2026, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB di Stade Louis II, Fontvieille.

Pertemuan dua rival Ligue 1 McDonald’s Prancis ini menghadirkan paket lengkap: gol cepat, penalti gagal, kartu merah, perubahan momentum drastis, hingga comeback dramatis yang mengguncang stadion.

Gol Cepat Monaco

AS Monaco FC langsung menghantam sejak detik pertama. Laga baru berjalan 55 detik ketika Aleksandr Golovin mengirim umpan silang presisi dari sisi kiri dan Folarin Balogun menyundul bola ke gawang kosong. PSG terlihat lengah dalam transisi bertahan dan harus membayar mahal.

Tekanan tuan rumah berlanjut tanpa jeda. Pada menit ke-18, Maghnes Akliouche melepaskan umpan terobosan yang membelah lini belakang. Balogun bergerak cerdik di antara dua bek, mengontrol bola dengan tenang, lalu menaklukkan Matvey Safonov untuk membawa Monaco unggul 2-0. Publik tuan rumah bergemuruh, sementara PSG kesulitan menemukan ritme permainan.

Penalti Gagal dan Cedera Krusial

PSG mencoba merespons lewat permainan melebar dan kombinasi cepat. Wout Faes menjatuhkan Khvicha Kvaratskhelia di kotak penalti dan wasit menunjuk titik putih. Namun Philipp Köhn menepis tembakan Vítor Ferreira alias Vitinha dengan refleks gemilang, menjaga keunggulan Monaco sekaligus mempertahankan momentum.

Situasi makin menekan ketika Ousmane Dembélé, yang sebelumnya diragukan tampil, harus meninggalkan lapangan karena cedera. Pelatih Luis Enrique memasukkan Désiré Doué pada menit ke-27. Pergantian itu semula terlihat sebagai solusi darurat, tetapi justru menjadi titik balik yang menentukan arah pertandingan.

Doué Ubah Segalanya

Doué langsung menghadirkan ancaman melalui tembakan keras yang membentur tiang jauh. Intensitas PSG meningkat, aliran bola menjadi lebih cepat, dan Monaco mulai kehilangan kendali lini tengah. Empat menit sebelum jeda, sepakan Doué yang ditepis Köhn mengarah ke Achraf Hakimi, yang menyambar bola untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Kartu Merah Ubah Momentum

Awal babak kedua menghadirkan drama baru. VAR meninjau pelanggaran Golovin terhadap Vitinha dan memutuskan kartu merah untuk gelandang Rusia tersebut. Bermain dengan 10 orang sejak menit ke-48, Monaco terpaksa merapatkan barisan dan mengandalkan serangan balik.

PSG memanfaatkan situasi itu dengan sabar. Mereka menguasai bola lebih lama, memindahkan permainan dari sisi ke sisi, dan terus menekan pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-67, Warren Zaïre-Emery mengirim umpan terobosan presisi kepada Doué. Tanpa ragu, pemain muda itu menembak rendah ke sudut kanan bawah dan membalikkan skor menjadi 3-2.

Setelah unggul, PSG tetap agresif dan hampir menambah gol lewat Kvaratskhelia serta Hakimi. Monaco mencoba bangkit di menit-menit akhir, tetapi organisasi pertahanan tim tamu tampil disiplin hingga peluit panjang berbunyi.

Statistik Pertandingan

PSG menutup laga dengan 2,48 expected goals (xG), berbanding 1,19 milik Monaco. Dominasi babak kedua menunjukkan kedalaman skuad dan fleksibilitas taktis mereka.

Doué mencetak gol pertamanya hanya satu menit 59 detik setelah masuk, menjadi salah satu gol tercepat pemain pengganti musim ini di Liga Champions. Ia juga tercatat sebagai pemain cadangan kedua PSG yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan kompetisi tersebut.

Modal Penting

Kemenangan 3-2 ini memberi PSG keuntungan krusial menjelang leg kedua di Stade Parc des Princes. Dengan momentum yang berpihak dan mental bangkit dari tekanan, wakil ibu kota kini berada selangkah lebih dekat menuju babak 16 besar. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *