Mataredaksi.com, BOGOR – Kapten Crystal Palace, Marc Guéhi, harus menelan kekecewaan besar setelah transfer impiannya ke Liverpool gagal di detik akhir bursa musim panas 2025. Meski begitu, pemain bertahan itu membuktikan profesionalismenya dengan tampil impresif bersama Timnas Inggris di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Drama Bursa Transfer yang Terhenti
Hari terakhir bursa musim panas 2025 seharusnya menjadi momen besar bagi Marc Guéhi. Crystal Palace hampir menyetujui transfernya ke Liverpool, namun keputusan klub untuk menahan pemain bintangnya, akibat tekanan dari manajer Oliver Glasner, membuat kesepakatan itu batal mendadak.
Kecewa? Tentu saja. Namun, Marc Guéhi segera menyalurkan fokusnya ke lapangan hijau dan menjaga performa profesionalnya.
Performa Gemilang di Timnas
Kekecewaan itu tak menghalangi Marc Guéhi tampil maksimal di Timnas Inggris. Pelatih Thomas Tuchel selalu menurunkannya sejak menit awal saat menghadapi Andorra dan Serbia. Hasilnya, Inggris menang 2-0 atas Andorra dan melumat Serbia 5-0. Marc Guéhi bahkan mencetak gol saat melawan Serbia, menegaskan kualitasnya tetap terjaga.
Mental Juara dan Profesionalisme
Usai laga, Marc Guéhi menyampaikan bahwa kegagalan transfer tidak memengaruhi semangatnya. “Sungguh luar biasa! Selalu mudah datang ke sini, kelompok pemain yang hebat, dan staf yang luar biasa. Kita semua bekerja menuju satu tujuan. Saya sangat bahagia”, ujar Marc Guéhi dilansir Mataredaksi.
Pemain berusia 24 tahun itu menambahkan bahwa mencetak gol untuk negaranya adalah salah satu perasaan terbaik dalam kariernya.
Masa Depan yang Masih Terbuka
Meskipun peluang pindah ke Liverpool tertunda, nama Marc Guéhi tetap menjadi sorotan. Profesionalisme dan performanya di lapangan menunjukkan bahwa ia masih bisa menatap masa depan cerah, baik di klub maupun level internasional. (MR-03)






