Pantai Gading Kejutkan Prancis 2-1, Amad Diallo Jadi Penentu

Gol penentu — Penyerang sayap Pantai Gading, Amad Diallo, merayakan gol kemenangan 2-1 ke gawang Prancis pada laga uji coba internasional pra-Piala Dunia FIFA 2026, di Stade de la Beaujoire – Louis Fonteneau, Nantes, Jumat (5/6/2026) dini hari WIB. Gol menit ke-84 tersebut memastikan kemenangan comeback bagi Les Éléphants atas Les Bleus. (Sumber foto: @brfootball/X)

Les Éléphants Tampil Efisien

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Prancis harus menelan kekalahan dalam laga uji coba pra-Piala Dunia FIFA 2026, setelah takluk 1-2 dari Pantai Gading, di Stade de la Beaujoire – Louis Fonteneau, Nantes, Jumat (5/6/2026) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu, Les Bleus kehilangan kontrol permainan di babak kedua.

Start Agresif Prancis, Cherki Buka Keunggulan

Sejak awal laga, Prancis tampil dominan dan langsung menekan. Kylian Mbappé sempat memaksa kiper Yahia Fofana melakukan penyelamatan cepat, sebelum Marcus Thuram juga mendapatkan peluang namun tembakannya melambung.

Tekanan terus berlanjut lewat Adrien Rabiot yang nyaris mencetak gol jarak jauh. Peluang emas juga hadir untuk Mathis Rayan Cherki ketika ia sudah berhadapan dengan gawang kosong, tetapi kontrol bolanya terlalu jauh dan peluang terbuang.

Namun menjelang turun minum, Rayan Cherki menebus kesalahannya. Setelah tembakan awalnya ditepis, ia kembali menguasai bola di kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang membawa Prancis unggul 1-0.

Pantai Gading Bangkit Cepat Setelah Jeda

Pantai Gading merespons cepat di babak kedua. Nicolas Pépé membuka ruang lewat umpan terobosan yang gagal diantisipasi Ibrahima Konaté, sebelum Guéla Doué mencetak gol penyama kedudukan lewat situasi satu lawan satu dengan Mike Maignan.

Gol itu mengubah ritme permainan. Prancis mulai terlihat kehilangan keseimbangan di lini belakang, sementara Les Éléphants asuhan Emerse Faé semakin percaya diri dalam transisi cepat.

Diallo Lengkapi Comeback Dramatis

Setelah beberapa peluang dari kedua tim tidak berbuah hasil, Amad Diallo menjadi pembeda pada menit ke-84. Ia memanfaatkan pergerakan cepat timnya dan melepaskan tembakan terarah ke sudut kiri bawah gawang tanpa bisa dihentikan Maignan. Pantai Gading pun membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Prancis Menekan di Akhir Laga, Tapi Buntu

Tertinggal di menit-menit akhir membuat Prancis meningkatkan intensitas serangan. Beberapa umpan silang diarahkan ke kotak penalti, namun lini belakang Pantai Gading tetap disiplin menghalau setiap bola. Jean-Philippe Mateta juga sempat mendapatkan peluang, tetapi gagal memaksimalkannya di depan gawang.

Pantai Gading sendiri tidak hanya bertahan, tetapi juga sesekali melancarkan serangan balik untuk meredam tekanan Prancis hingga peluit akhir, membuat Les Bleus gagal menyamakan kedudukan.

Statistik Tak Berpihak ke Prancis

Prancis mencatat 15 tembakan, tetapi hanya menghasilkan 0,88 expected goals (xG) dan tidak menciptakan peluang besar setelah jeda. Sebaliknya, Pantai Gading tampil efisien dengan 1,31 xG dari sedikit peluang yang mereka miliki.

Deschamps Hadapi Evaluasi Jelang Turnamen

Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Didier Deschamps dalam rangkaian persiapan menuju Piala Dunia 2026. Atmosfer di Nantes yang sebelumnya penuh penghormatan justru ditutup dengan hasil mengejutkan.

Prancis masih memiliki satu laga uji coba tersisa melawan Irlandia Utara, di Stade Pierre-Mauroy, Lille sebelum berangkat ke turnamen utama, dengan fokus utama memperbaiki transisi bertahan yang terlihat rapuh di babak kedua.

Prancis juga sempat mendapatkan tekanan psikologis dari suporter tuan rumah yang mulai menunjukkan kekecewaan setelah peluang demi peluang gagal berbuah gol. Situasi ini semakin menegaskan inkonsistensi permainan Les Bleus sepanjang babak kedua. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *