Spanyol Ditahan Irak 1-1, Gol Indah Doski Gagalkan Kemenangan La Furia Roja

Gol spektakuler — Bek kiri timnas Irak, Merchas Doski (#23), merayakan bersama rekan-rekan setimnya usai mencetak gol penyama kedudukan ke gawang Spanyol pada laga uji coba internasional, di Estadio Abanca-Riazor, A Coruña, Jumat (5/6/2026) dini hari WIB. Sepakan jarak jauh pemain 1.FC Slovácko itu menjadi penentu hasil imbang 1-1 dan menggagalkan kemenangan La Furia Roja. (Sumber foto: @IraqFootballPod/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Spanyol harus puas berbagi angka dalam laga uji coba pra-Piala Dunia FIFA 2026, setelah ditahan imbang Irak 1-1 di Estadio Abanca-Riazor, A Coruña, Jumat (5/6/2026) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu, La Furia Roja gagal menjaga keunggulan di babak kedua yang berjalan tidak stabil.

Spanyol Unggul Lebih Dulu Lewat Ferran Torres

Spanyol membuka laga dengan agresif dan langsung menekan sejak menit awal. Peluang cepat hadir melalui aksi Álex Baena yang menusuk dari sisi kiri, namun tembakannya masih bisa diamankan kiper Irak, Ahmed Basil.

Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah hasil pada menit ke-16. Dani Olmo mengirim umpan terobosan kepada Ferran Torres yang kemudian menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dihentikan kiper lawan. Spanyol unggul 1-0.

Gol Spektakuler Doski Samakan Kedudukan

Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Irak menyamakan kedudukan pada menit ke-30 lewat gol spektakuler Merchas Doski. Bek Irak itu melepaskan tembakan jarak jauh dari sisi kiri yang melambung dan menaklukkan kiper Joan García.

Menjelang turun minum, Irak bahkan sempat mengancam balik melalui beberapa peluang cepat. Ahmed Basil tampil sigap menahan peluang Olmo dari sudut sempit, serta menggagalkan tembakan jarak jauh Torres yang sempat membentur mistar gawang.

Spanyol Buntu di Babak Kedua Meski Dominan

Memasuki babak kedua, Spanyol mencoba melakukan rotasi untuk mencari gol kemenangan. Jesús Rodríguez dan Gonzalo García masuk dari bangku cadangan, namun perubahan itu tidak langsung menghidupkan ritme permainan.

Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus pertahanan Irak yang bermain lebih disiplin. Yéremy Pino sempat mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh di akhir laga, namun tidak cukup untuk mengubah skor.

Spanyol kemudian menaikkan intensitas pada 15 menit terakhir dengan beberapa gelombang serangan bertubi-tubi, tetapi Ahmed Basil kembali tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting. Álex Baena juga menjadi motor serangan dengan beberapa umpan berbahaya ke area pertahanan Irak, namun penyelesaian akhir La Furia Roja tetap tidak efektif di momen krusia

Statistik Ketat dan Irak Tampil Efektif

Secara statistik, Spanyol mencatat 13 tembakan dan dua kali mengenai tiang gawang, tetapi hanya menghasilkan 1,36 expected goals (xG). Banyaknya pergantian pemain dari kedua tim turut membuat tempo pertandingan tidak stabil hingga akhir laga.

Irak sendiri tampil efektif meski minim peluang. Mereka hanya mencatat sedikit tembakan tepat sasaran, namun berhasil memaksimalkan satu momen penting melalui eksekusi klinis Doski.

Spanyol Tetap Tak Terkalahkan, Irak Punya Modal Kepercayaan Diri

Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi Spanyol yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam 29 laga waktu normal. Meski begitu, tim asuhan Luis de la Fuente tetap melanjutkan persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan agenda berikutnya di Meksiko.

Sementara itu, Irak mendapat dorongan kepercayaan diri besar. Mereka akan menghadapi tantangan berat di Piala Dunia FIFA 2026, tergabung dalam grup sulit bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal, namun hasil ini menunjukkan potensi mereka untuk bersaing. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *