Mataredaksi.com, BOGOR – Pemain depan asal Brasil, Antony, mengaku hanya keluarganya yang tahu “betapa sulitnya” menunggu Manchester United mencapai kesepakatan dengan Real Betis untuk transfer permanennya.
Setan Merah melakukan serangkaian pergerakan di hari-hari terakhir bursa transfer musim panas. Selain menyambut Senne Lammens, mereka akhirnya melepas Alejandro Garnacho dan Antony.
Kepindahan ke Real Betis
Lammens bergabung dengan Real Betis dengan kesepakatan senilai €25 juta (£21,7 juta; $29,1 juta). Antony akhirnya mewujudkan keinginannya kembali ke Sevilla, tempat ia menghabiskan paruh kedua musim lalu dengan status pinjaman. “Betapa berbedanya! Sevilla lebih indah daripada Manchester. Akhirnya saya di sini”, kata Antony saat presentasinya di Triana.
Momen Emosional dan Harapan Baru
Pemain Brasil itu mengenang perjuangannya menunggu transfer, serta negosiasi yang berlangsung sepanjang musim panas. “Saya menghabiskan lebih dari 40 hari di hotel; sangat sulit, tetapi semua orang tahu saya ingin kembali ke Betis”, ujarnya. Antony menambahkan, “Sangat sulit, tetapi kami di sini sekarang. Saya tak sabar mengenakan seragam Betis lagi”.
Karier dan Statistik
Antony sebelumnya selalu vokal menyuarakan keinginannya bertahan di Betis setelah masa peminjamannya berakhir. Ia menghidupkan kembali kariernya di Spanyol dengan 14 kontribusi gol dalam 26 penampilan di bawah Manuel Pellegrini. Manchester United sempat berharap mendapatkan tawaran lebih baik, tetapi akhirnya menurunkan harga dan mengizinkan Antony melanjutkan kariernya di Sevilla.
Fokus ke Liga Champions
Pemain berusia 25 tahun ini bersemangat membantu Real Betis meraih tiket Liga Champions setelah finis keenam musim lalu. “Kami akan fokus untuk melakukan hal-hal hebat. Betis sangat besar dan bisa bersaing dengan tim mana pun,” janji Antony. (MR-02)






