Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Juventus FC, Luciano Spalletti, mengaku terkejut dengan peran baru Jérémie Boga saat menghadapi Udinese Calcio. Ia juga menilai fleksibilitas Andrea Cambiaso menjadi salah satu kekuatan penting bagi Juventus.
Juventus meraih kemenangan tipis 1-0 atas Udinese Calcio pada pekan ke-29 Serie A Italia 2025/2026, di Bluenergy Stadium, Udine, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan Bianconeri dicetak oleh Boga, yang kini telah mencatat tiga gol beruntun dalam tiga pertandingan liga.
Hasil tersebut menjaga momentum Juventus setelah sebelumnya meraih kemenangan besar 4-0 atas Pisa SC. Tambahan tiga poin juga membuka peluang bagi Juventus untuk menutup jarak dengan tim-tim di zona empat besar.
Peran Baru Boga Jadi Kejutan
Luciano Spalletti mengaku tidak menyangka Jérémie Boga mampu tampil efektif saat dimainkan lebih sentral di lini depan. Selama ini, sang pelatih lebih sering menempatkan pemain asal Pantai Gading itu di sisi kiri serangan.
“Saya tidak pernah menempatkan Boga di posisi itu sebelumnya. Saya selalu memainkannya di sisi kiri, tetapi hari ini dia mengejutkan saya dengan cara dia bergerak sebagai penyerang”, ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Dalam laga tersebut, Kenan Yıldız sempat memulai pertandingan sebagai false nine. Namun Spalletti menilai pemain muda Turki itu lebih nyaman ketika bergerak dari sisi kiri.
Menurutnya, posisi penyerang tengah menuntut kemampuan khusus untuk menghadapi tekanan dari bek lawan. “Kenan belum sepenuhnya menikmati peran penyerang tengah karena posisi itu menuntut kemampuan menghadapi bek yang terus menempel”, jelas Spalletti.
Strategi Bola Panjang Kunci Serangan
Spalletti juga menyoroti strategi bola panjang yang membantu timnya menembus pertahanan Udinese.
Pelatih Udinese, Kosta Runjaić, sebelumnya mengakui timnya kesulitan menghadapi umpan-umpan panjang dari Manuel Locatelli.
Menurut Spalletti, pendekatan tersebut menjadi cara efektif untuk memaksa Udinese keluar dari blok pertahanan mereka.
“Para pemain melakukan pekerjaan bagus dengan memainkan bola-bola panjang. Jika kami membiarkan Udinese bertahan di area mereka, sangat sulit menembus pertahanan mereka”, kata Spalletti.
Cambiaso Harus Bebas Bergerak
Ia menambahkan bahwa strategi tersebut memaksa lawan terus bergerak mundur dan mengurangi kenyamanan mereka dalam duel fisik.
Selain Jérémie Boga, Luciano Spalletti juga menyoroti peran penting Andrea Cambiaso di dalam tim Juventus FC. Pemain tersebut sering berpindah posisi sepanjang pertandingan.
Sebagian pengamat menilai pergerakan itu membuat Cambiaso sulit menemukan posisi tetap di lapangan. Namun Spalletti justru melihat fleksibilitas tersebut sebagai keuntungan bagi tim. “Jika dia tidak berkeliaran di seluruh lapangan, maka saya tidak akan memilihnya”, tegas Spalletti.
Menurutnya, pemain dengan mobilitas tinggi mampu menemukan ruang sempit dan menarik pemain lawan keluar dari posisinya. “Anda membutuhkan pemain yang bisa menemukan ruang di antara garis permainan. Kemampuan itu sangat menguntungkan tim”, tambahnya.
Pertahanan Juventus Semakin Solid
Kemenangan atas Udinese Calcio juga menjadi clean sheet kedua secara beruntun bagi Juventus. Spalletti menilai peningkatan penguasaan bola menjadi kunci perbaikan performa lini belakang timnya. “Ketika kami menguasai bola lebih lama, kami juga bertahan dengan lebih baik”, ujar Spalletti.
Ia menegaskan bahwa penguasaan bola bukan sekadar menjaga ritme permainan, tetapi juga membantu tim mengontrol tempo dan memilih momen yang tepat untuk menyerang. “Kami mampu mengendalikan permainan dan tidak memberi banyak kesempatan bagi Udinese untuk melakukan serangan balik”, katanya.
Juventus Naik ke Empat Besar
Kemenangan ini membuat Juventus untuk sementara naik ke posisi keempat klasemen Serie A. La Vecchia Signora (The Old Lady) melompati AS Roma dan Como 1907, meski posisi tersebut masih bisa berubah tergantung hasil pertemuan kedua tim pada pertandingan berikutnya.
Meski demikian, hasil di Udine tetap menjadi sinyal positif bagi The Old Lady (Si Nyonya Tua) dalam upaya mengamankan tiket Liga Champions musim depan. (MR-03)






