Juventus Menang Besar Atas Parma, Bremer dan McKennie Puji Dampak Luciano Spalletti

Gol Pembuka – Gleison Bremer mencetak gol pertama Juventus melalui sundulan pada laga pekan ke-23 Serie A Italia 2025/2026 melawan Parma Calcio 1913, di Stadio Ennio Tardini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Gol tersebut membuka jalan kemenangan 4-1 Bianconeri di laga tandang. (Sumber foto: X/@footballitalia)

Mataredaksi.com, BOGOR – Gleison Bremer dan Weston McKennie melontarkan pujian tinggi kepada pelatih Juventus, Luciano Spalletti, usai kemenangan telak 4-1 atas Parma Calcio 1913 pada pekan ke-23 Serie A Italia 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadio Ennio Tardini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini menjaga Juventus tetap berada dalam jalur persaingan menuju empat besar klasemen Serie A. Hasil imbang 0-0 antara Como 1907 dan Atalanta BC sebelumnya turut membantu posisi Bianconeri dalam perburuan target musim ini.

Juventus tampil dominan di laga tersebut. Gleison Bremer mencetak dua gol langka, Weston McKennie menyumbang gol dengan penyelesaian akrobatik, sementara Jonathan David menutup pesta gol dengan sontekan di tiang jauh.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2026/02/Weston-McKennie-goal.jpg

Satu-satunya gol Parma Calcio asuhan Carlos Cuesta justru lahir dari kesalahan pemain Juventus sendiri, Andrea Cambiaso, yang tanpa sengaja membelokkan umpan silang Alessandro Circati ke gawangnya.

Usai laga, Gleison Bremer mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali mencetak gol setelah lama absen akibat cedera.

“Ini perasaan yang luar biasa. Saya hampir setahun tidak bermain dan itu masa yang sulit. Sekarang saya merasa jauh lebih baik, kaki saya merespons dengan baik, dan yang terpenting kami menang”, ujar Bremer kepada DAZN Italia.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2026/02/Andrea-Cambiaso-own-goal.jpg

Bremer juga menyoroti perubahan besar yang terjadi sejak Spalletti menangani Juventus. Sejak kedatangannya, Juventus mengoleksi 30 poin Serie A, hanya kalah dari Inter Milan yang mengumpulkan 37 poin pada periode yang sama.

“Pelatih benar-benar mengubah cara kami bermain. Bahkan saat kami menang, dia tetap menuntut lebih. Dia selalu mengatakan kami masih bisa berkembang, dan kami berada di jalur yang benar”, tambahnya.

Menurut Bremer, suasana tim saat ini sangat positif. “Ini semangat terbaik yang saya rasakan di Juventus. Saya pernah merasakannya di awal bersama Motta, tapi kemudian saya cedera. Spalletti datang dengan mentalitasnya sendiri dan perbedaannya sangat terasa”, katanya.

https://pbs.twimg.com/card_img/2018077609809100801/J78YehRs?format=jpg&name=900x900

Weston McKennie turut mengamini pujian tersebut. Gelandang asal Amerika Serikat itu bahkan menyebut Spalletti sebagai sosok yang unik.

“Saya belum pernah bekerja dengan pelatih seperti dia. Kami bekerja keras di latihan, termasuk latihan bola mati, dan itu tercermin dalam perayaan gol kami”, kata McKennie.

“Spalletti sangat bagus dalam membangun semangat tim. Saya sangat senang berada di sini, dan saya pikir seluruh tim juga merasakan hal yang sama”, pungkas McKennie.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2026/02/Weston-McKennie-celebrate.jpg.webp

Kemenangan atas Gialloblu (Kuning dan Biru) – julukan Parma Calcio 1913 – melanjutkan tren positif Juventus di Serie A. Dalam dua laga liga terakhir, Bianconeri mencetak total tujuh gol, setelah sebelumnya mengalahkan Napoli 3-0.

Performa tersebut kontras dengan hasil di Liga Champions UEFA, di mana La Vecchia Signora masih julukan Juventus hanya bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas AS Monaco FC pada pertengahan pekan. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *