Mataredaksi.com, BOGOR – Atalanta Bergamasca Calcio memastikan tempat di semifinal Coppa Italia 2025/2026 setelah mengalahkan Juventus FC 3-0 pada perempat final, di Stadion New Balance Arena, Bergamo, Jumat (6/2/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini mengokohkan posisi Atalanta sebagai salah satu favorit kompetisi dan memastikan tim asuhan Raffaele Palladino akan menghadapi pemenang antara Bologna FC 1909 atau Società Sportiva Lazio di babak empat besar. Suasana stadion penuh sorak sorai dari para pendukung La Dea, menambah intensitas pertandingan sejak peluit awal.
Mencetak Gol – Kamaldeen Sulemana supersub Atalanta mencetak gol kedua timnya melewati Mattia Perin kiper Juventus selama pertandingan perempat final Coppa Italia 2025/2026, di Stadion New Balance Arena di Bergamo, pada Jumat (6/2/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Scamacca Buka Gol dari Penalti
Gianluca Scamacca membuka skor pada menit ke-27 melalui penalti, yang muncul setelah Video Assistant Referee (VAR) meninjau handball Gleison Bremer. Scamacca mengeksekusi penalti dengan tenang dari 12 yard, membawa Atalanta memimpin sekaligus menenangkan atmosfer stadion yang tegang.
Sebelumnya, Francisco Conceição menyia-nyiakan dua peluang emas: tendangan jarak dekatnya digagalkan kiper Marco Carnesecchi, sementara tembakan melengkungnya membentur mistar gawang.
Gol Cepat dari Pemain Pengganti
Juventus mencoba membalikkan keadaan setelah menit ke-60, tetapi Weston McKennie dan Lloyd Kelly gagal memaksimalkan peluang emas. Serangan balik cepat Atalanta dimanfaatkan dengan sempurna oleh Kamaldeen Sulemana pada menit ke-77, menggandakan keunggulan tim tuan rumah.
Pertahankan Bola – Weston McKennie gelandang Juventus mempertahankan bola yang berusah a direbut oleh Éderson José gelandang bertahan Atalanta selama pertandingan perempa inal Coppa Italia 2025/2026, di Stadion New Balance Arena di Bergamo, pada pada Jumat (6/2/2026) dini hari WIB. (Sumberu foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Hanya 83 detik setelah masuk dari bangku cadangan, Mario Pašalić menambah gol ketiga, menembus sisi kiri gawang melewati sela-sela kaki Kelly. Penonton bergemuruh menyambut gol cepat dari pemain pengganti, sementara Juventus tampak frustrasi menghadapi ketajaman serangan balik Atalanta.
Analisis Data dan Peran Scalvini
Statistik menunjukkan Juventus menghasilkan 1,91 expected goals (xG) dari 13 tembakan, sedangkan Atalanta hanya mencatat 1,59 xG dari delapan percobaan. Efisiensi penyelesaian gol dan kontribusi Giorgio Scalvini menjadi pembeda utama.
Scalvini memenangkan enam duel, merebut bola enam kali, menuntaskan dua tekel, mencatat 56 sentuhan, dan menyelesaikan 38 umpan. Keahliannya menjaga sayap kiri memastikan pertahanan Atalanta tetap stabil, sekaligus mendukung aliran serangan tim.
Berebut Bola – Giacomo Raspadori second attacker Atalanta berebut bola dengan Federico Gatti bek Juventus selama pertandingan perempat final Coppa Italia 2025/2026, di Stadion New Balance Arena, di Bergamo, pada Jumat (6/2/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Sejarah Pertemuan dan Dampak Hasil
Dengan kemenangan ini, Atalanta tetap tak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Juventus. Bianconeri tersingkir di perempat final dua musim berturut-turut untuk pertama kali sejak 2009–2010 dan 2010–2011.
Hasil ini menegaskan dominasi Atalanta, meningkatkan kepercayaan diri tim, dan menunjukkan kesiapan Raffaele Palladino menghadapi fase semifinal Coppa Italia 2025/2026. Atmosfer stadion, reaksi pemain cadangan, dan strategi pergantian pemain menjadi sorotan tambahan yang menunjukkan kedalaman performa La Dea (Sang Dewi). (MR-03)






