Mataredaksi.com, BOGOR – Unione Sportiva Lecce akhirnya memecahkan kekeringan gol mereka setelah lebih dari 430 menit saat mengalahkan Udinese Calcio 2-1 pada pekan ke-24 Serie A Italia 2025/2026, di Stadio Ettore Giardiniero-Via del Mare, Minggu (8/2/2026) malam WIB. Gol debut Omri Gandelman dan tendangan bebas sensasional Lameck Banda memastikan kemenangan pertama U.S Lecce di tahun 2026.
Lecce Bangkit dari Zona Degradasi
Salentini memulai tahun ini dengan performa yang mengecewakan, mengumpulkan hanya dua poin dari delapan pertandingan terakhir. Meski sempat menghadapi tim kuat seperti Juventus dan Lazio, Lecce kini menunjukkan tanda kebangkitan. Kemenangan ini membuat mereka sedikit lepas dari zona degradasi.
Mencetak Gol – Gelandang US Lecce, Omri Gandelman (#16) mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan Serie A melawan Udinese Calcio, di Stadio Ettore Giardiniero-Via del Mare, Minggu (8/2/2026) malam WIB. (Sumber foto: Maurizio Lagana/Getty Images)
Penandatanganan Januari, Walid Cheddira, tampil sejak menit pertama. Ia hampir menambah gol ketika menganggukkan umpan Riccardo Sottil, namun penyelesaian terakhir melebar. Kesabaran Lecce akhirnya berbuah hasil saat Udinese membuat kesalahan. Kesalahan kontrol Jesper Karlström memberi kesempatan bagi Gandelman untuk menyelesaikan dengan tenang dari jarak 12 yard, mencetak gol debutnya di Serie A.
Udinese Balas Lewat Penalti
Udinese Calcio sempat menyamakan kedudukan lewat penalti yang dieksekusi oleh bek Oumar Solet setelah Arthur Atta dijatuhkan oleh Kialonda Gaspar. Lecce sempat mendapatkan peluang dari tendangan bebas Riccardo Sottil, yang membentur mistar gawang, dan sundulan Tiago Gabriel dari sepak pojok, namun skor tetap 1-1 hingga babak kedua.
Banda Pastikan Kemenangan Lecce
Menjelang menit ke-87, Lecce nyaris memimpin lagi ketika upaya Gandelman membentur mistar. Beberapa menit kemudian, Lameck Banda dijatuhkan tepat di luar kotak penalti dan memilih mengeksekusi tendangan bebas sendiri. Tendangannya membengkok indah ke sudut atas gawang, membuat Stadio Ettore Giardiniero-Via del Mare bergemuruh dan memastikan kemenangan 2-1 bagi Lecce.
Gol Penalti – Bek tengah Udinese Calcio, Oumar Solet mencetak gol penyama kedudukan untuk timnya melalui penalti selama pertandingan Serie A melawan US Lecce, di Stadio Ettore Giardiniero-Via del Mare, Minggu (8/2/2026) malam WIB. (Sumber foto: Maurizio Lagana/Getty Images)
Statistik dan Sorotan Pemain
Lecce mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola 58% dan menciptakan beberapa peluang emas. Beberapa sorotan pemain:
-
Jordan Zemura: Aktif di sayap kiri, memberikan beberapa umpan kunci dan memaksa kiper Udinese melakukan penyelamatan penting.
-
Arthur Atta: Tampil enerjik di lini tengah, menutup banyak serangan balik dan mendukung transisi ofensif Lecce.
-
Omri Gandelman: Gol debutnya mengakhiri kekeringan lebih dari 430 menit, menjadi titik balik permainan.
-
Lameck Banda: Tendangan bebas spektakulernya di menit ke-87 memastikan kemenangan dan menghidupkan atmosfer stadion.
Berebut Bola – Santiago Pierotti (kiri) dan Ylber Ramadani pemain US Lecce berebut untuk mendapatkan bola dengan gelandang Udinese Calcio (kanan) selama pertandingan Serie A, di Stadio Ettore Giardiniero-Via del Mare, Minggu (8/2/2026) malam WIB. (Sumber foto: Maurizio Lagana/Getty Images)
Udinese, meski baru saja menang atas Hellas Verona dan AS Roma, tetap kesulitan menghadapi tekanan Lecce, terutama karena absennya pemain kunci seperti Nicolò Zaniolo, Francesco Camarda, dan Medon Berisha. Zaniolo hanya duduk di bangku cadangan setelah operasi lutut.
Hasil ini memberi momentum baru bagi Lecce: mereka berhasil mengangkat posisi di klasemen, keluar dari tekanan zona degradasi, dan menandai awal positif untuk sisa musim Serie A 2026. Kerumunan di Stadio Ettore Giardiniero-Via del Mare menyambut kemenangan ini dengan sorak sorai dan selebrasi meriah. (MR-03)






