Bosnia-Herzegovina 3-1 Qatar: Gol Ajaib Alajbegović Bawa Zmajevi Dekati Babak Gugur

Pembuka Kemenangan – Ekspresi penyerang sayap Bosnia-Herzegovina, Kerim Alajbegović merayakan gol spektakulernya ke gawang Qatar pada laga terakhir Grup B Piala Dunia FFA 2026, di Stadion Seattle, Washington, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB. Gol pemain berusia 18 tahun itu membuka jalan bagi kemenangan Zmajevi 3-1 atas Al-Annabi, sekaligus menjaga peluang melaju ke babak gugur. (Sumber foto: @HQpcrt/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Bosnia dan Herzegovina menjaga asa mencetak sejarah di Piala Dunia FIFA 2026, setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Qatar pada laga terakhir Grup B, di Stadion Seattle, Washington, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Qatar di turnamen ini. Sebaliknya, Bosnia-Herzegovina kini berada dalam posisi sangat kuat untuk melangkah ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Kemenangan Zmajevi (“The Dragons”)dibuka oleh aksi gemilang pemain muda Kerim Alajbegović yang mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti. Tambahan satu gol bunuh diri Mahmoud Abunada dan gol penutup dari Ermin Mahmić memastikan tiga poin penting bagi wakil Eropa tersebut.

Bosnia Tampil Menekan Sejak Menit Awal

Bosnia-Herzegovina langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Tim asuhan Sergej Barbarez mendominasi penguasaan permainan dan terus menguji pertahanan Qatar lewat sejumlah percobaan jarak jauh.

Dalam 23 menit pertama, Bosnia sudah melepaskan lima tembakan. Meski belum tepat sasaran, tekanan yang mereka bangun membuat Qatar kesulitan mengembangkan permainan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29. Kerim Alajbegović menjadi aktor utama setelah melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut kanan gawang tanpa mampu dijangkau kiper Qatar.

Gol tersebut tidak hanya membawa Bosnia unggul, tetapi juga menorehkan catatan sejarah bagi sang pemain muda. Pada usia 18 tahun 276 hari, Alajbegović masuk daftar pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia.

Keunggulan Bosnia bertambah lima menit kemudian. Upaya Qatar menghalau serangan justru berujung petaka ketika Mahmoud Abunada mencetak gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 2-0.

Pasukan “The Dragons” hampir memperlebar jarak sebelum turun minum. Namun, tembakan veteran Edin Džeko hanya membentur tiang gawang.

Qatar Sempat Bangkit Mengancam

Saat pertandingan terlihat mulai lepas dari genggaman, Qatar berhasil menemukan jalan kembali ke dalam laga. Hassan Al Haydos memperkecil ketertinggalan pada menit ke-42. Ia melepaskan penyelesaian jarak dekat yang menghidupkan kembali harapan tim asuhan Julen Lopetegui.

Menjelang jeda, Qatar bahkan nyaris menyamakan kedudukan. Pedro Miguel melepaskan tembakan keras, namun bola hanya membentur tiang gawang. Alhasil, Bosnia tetap menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol.

Momentum positif Qatar terus berlanjut setelah turun minum. Akram Afif hampir mencetak gol penyeimbang kedudukan. Sayang, tembakannya dari sudut sempit hanya menghantam jala samping gawang.

Meskipun menguasai jalannya pertandingan pada sebagian besar babak kedua, Al-Annabi (“Si Merah Anggur”) panggilan Timnas Qatar gagal mengubah dominasi tersebut menjadi gol.

Mahmić Kunci Kemenangan Bosnia

Bosnia-Herzegovina memilih bermain lebih sabar setelah jeda. Edin Džeko dan kawan-kawan lebih banyak menunggu peluang melalui skema serangan balik cepat.

Peluang berbahaya pertama mereka pada babak kedua lahir pada menit ke-79 melalui Esmir Bajraktarević. Namun, penjaga gawang Abunada masih mampu mengamankan upaya tersebut dengan sigap.

Gol penentu kemenangan akhirnya tercipta menjelang akhir pertandingan. Bermula dari situasi sepak pojok, lini pertahanan Qatar gagal menyapu bola dengan sempurna. Bola liar kemudian jatuh ke kaki pemain pengganti Ermin Mahmić.

Tanpa kesulitan berarti, Mahmić langsung menaklukkan kiper lawan. Gol tersebut sukses mengunci kemenangan Bosnia-Herzegovina. Hasil ini sekaligus menjaga peluang mereka untuk menembus fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia.

Alajbegović dan Mahmić Cetak Rekor

Kemenangan ini tidak hanya penting dari sisi hasil pertandingan. Laga ini juga menghadirkan sejumlah catatan sejarah yang menarik.

Alajbegović mencuri perhatian lewat gol spektakulernya. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol Piala Dunia dari luar kotak penalti. Catatan impresif ini melampaui rekor lama milik Kylian Mbappé pada edisi 2018 silam.

Pemain muda tersebut juga masuk dalam kelompok langka pemain berusia 18 tahun atau lebih muda. Ia sukses tampil di seluruh pertandingan fase grup bersama tim Eropa di Piala Dunia abad ini.

Status Baru Mahmić Sebagai Supersub

Sementara itu, Ermin Mahmić kembali menunjukkan statusnya sebagai supersub andalan Bosnia. Gol ke gawang Qatar menjadi gol keduanya di turnamen ini. Hebatnya, ia mencetak seluruh gol tersebut setelah masuk dari bangku cadangan.

Catatan tersebut membuat Mahmić kini menjadi pencetak gol terbanyak Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia. Padahal, ia belum sekali pun tampil sebagai starter sejak awal laga.

Lebih dari itu, hasil positif atas Qatar juga mengakhiri rentetan tujuh pertandingan internasional tanpa kemenangan bagi Bosnia-Herzegovina.

Kini, skuad Zmajevi tinggal menunggu hasil dari grup lain untuk memastikan tempat di babak 32 besar. Melalui performa apik di Seattle, mereka memiliki alasan kuat bahwa petualangan di Piala Dunia 2026 belum berakhir. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *