Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Kolombia memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026, setelah menundukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup K, di Estadio Guadalajara, Zapopan, Jalisco, Meksiko, Rabu (24/6/2026) pagi WIB.
Gol tunggal Daniel Muñoz menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut. Bek sayap yang dikenal agresif membantu serangan itu kembali muncul sebagai penyelamat setelah sebelumnya juga mencetak gol pada laga pembuka Kolombia.
Kemenangan ini membuat tim asuhan Néstor Lorenzo mengoleksi poin yang cukup untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Selain itu, hasil tersebut menempatkan Kolombia dalam posisi ideal untuk memburu status juara Grup K saat menghadapi Portugal pada pertandingan terakhir.
Kolombia Menekan Sejak Awal
Kolombia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal. Daniel Muñoz hampir membuka keunggulan ketika memanfaatkan bola liar di depan gawang. Namun, upayanya hanya membentur tiang dan gagal mengubah kedudukan.
Beberapa saat kemudian, Muñoz kembali membuat pendukung Kolombia bersorak setelah menjebol gawang lawan. Akan tetapi, wasit membatalkan gol tersebut karena melihat posisi offside dalam proses serangan.
Meski gagal mencetak gol cepat, Kolombia tetap mendominasi jalannya pertandingan. Luis Fernando Díaz, James Rodríguez, dan Jhon Arias bergantian mengancam pertahanan Kongo. Namun, ketangguhan kiper Lionel M’Pasi N’Zau membuat seluruh peluang itu belum mampu menghasilkan gol.
Tembok Bernama Lionel M’Pasi
Sepanjang pertandingan, Lionel M’Pasi menjadi alasan utama mengapa Kongo mampu bertahan begitu lama. Penjaga gawang tersebut tampil luar biasa dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Kolombia. Bahkan, pada awal babak kedua ia kembali menunjukkan refleks cepat saat menepis peluang Luis Díaz dari jarak dekat.
Tidak lama berselang, Jhon Arias gagal memanfaatkan bola muntah yang sebenarnya sudah membuat gawang terbuka lebar. Penampilan impresif M’Pasi membuat Kolombia harus bekerja lebih keras untuk menemukan celah di lini pertahanan lawan.
Muñoz Kembali Jadi Pembeda
Setelah terus menekan tanpa hasil, Kolombia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-76. Berawal dari umpan Juan Fernando Quintero ke dalam kotak penalti, Jhon Córdoba dengan cerdas membiarkan bola melintas.
Daniel Muñoz yang datang dari lini kedua langsung melepaskan tembakan yang membentur pemain bertahan Kongo sebelum bersarang di sudut gawang. Gol tersebut menjadi hadiah atas konsistensi permainan Muñoz sepanjang pertandingan.
Kongo sempat berusaha membalas pada menit-menit akhir. Namun, Camilo Vargas melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang terbaik milik Nathanaël Mbuku. Di sisi lain, Luis Díaz dua kali mendapati wasit menganulir golnya sehingga Kolombia gagal menambah keunggulan.
Modal Besar Menuju Duel Kontra Portugal
Selain memastikan tempat di fase gugur, kemenangan ini memperlihatkan karakter kuat Kolombia saat menghadapi lawan yang bertahan disiplin. Mereka melepaskan 20 tembakan sepanjang pertandingan dan terus menekan hingga menemukan gol kemenangan.
Muñoz pun kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad Néstor Lorenzo pada turnamen ini. Kini Kolombia hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Portugal untuk mengunci posisi puncak Grup K.
Sementara itu, Republik Demokratik Kongo harus meraih hasil maksimal pada laga terakhir melawan Uzbekistan jika ingin menjaga peluang melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. (MR-01)






