Mataredaksi.com, BOGOR – AC Milan kembali menelan hasil mengecewakan setelah kalah telak 0-3 dari Udinese Calcio pada pekan ke-32 Serie A 2025/2026. Laga yang dihelat di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Sabtu (11/4/2026) malam WIB itu juga berubah menjadi malam sulit bagi Rafael Leão.
Leão Tumpul di Lini Depan
Rafael Leão kembali mengisi posisi striker, namun ia gagal memberi dampak besar di lini serang AC Milan. Ia hanya sesekali mengancam di tengah dominasi efektivitas Udinese Calcio.
Leão melepaskan delapan tembakan, tetapi hanya empat yang mengarah ke gawang. Catatan itu menegaskan sulitnya Milan mengembangkan serangan sepanjang laga.
Kartu Kuning Picu Situasi Panas
Leão mendapat kartu kuning setelah ia memprotes keputusan wasit di lapangan. Pelatih Massimiliano Allegri lalu menariknya keluar pada menit ke-75 dan memasukkan Ruben Loftus-Cheek.
Saat berjalan keluar lapangan, sebagian besar suporter di Stadion Giuseppe Meazza langsung melontarkan cemoohan kepada penyerang asal Portugal tersebut.
Allegri Turun Tangan Menenangkan
Pelatih kepala Massimiliano Allegri pun mendekati Leão dan memberi pelukan serta tepuk tangan untuk menenangkannya. Namun, suara cemoohan dari tribun tetap terdengar jelas di stadion tersebut.
Tren Buruk Leão Berlanjut
Performa ini memperpanjang paceklik kontribusi gol dan assist Leão menjadi empat pertandingan beruntun. Gol terakhirnya terjadi pada awal Maret saat menghadapi US Cremonese.
Secara keseluruhan, Leão baru mencetak dua gol dalam sepuluh laga terakhir bersama AC Milan, menandai periode sulit bagi salah satu andalan Rossoneri. (MR-01)






