Mataredaksi.com, BOGOR – Futbol Club Barcelona Femení kembali menegaskan dominasi mereka di sepak bola Eropa, setelah membantai Olympique Lyonnais Féminin dengan skor telak 4-0 pada final UEFA Women’s Champions League 2025/2026, di Stadion Ullevaal, Oslo, Norwegia, Sabtu (23/5/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut memastikan FC Barcelona meraih gelar Liga Champions Wanita keempat dalam sejarah klub. Blaugranes tampil superior sepanjang pertandingan dan sukses meruntuhkan dominasi OL Lyon, klub tersukses dalam sejarah kompetisi dengan delapan gelar.
Dua gol Ewa Pajor pada babak kedua menjadi fondasi kemenangan tim asuhan Pere Romeu. Sementara dua gol tambahan dari Salma Paralluelo di akhir laga memastikan pesta Blaugrana di Oslo berlangsung sempurna.
Final Berjalan Ketat di Babak Pertama
Pertandingan langsung berlangsung terbuka sejak menit awal. Alèxia Putellas membuka ancaman pertama Barcelona lewat tembakan yang masih melebar setelah menerima umpan silang Caroline Graham Hansen.
Di sisi lain, Lyon juga memberikan perlawanan sengit. Kapten Lyon, Wendie Renard, hampir membawa timnya unggul melalui peluang bola mati yang memaksa kiper Barcelona, Cata Coll, melakukan penyelamatan gemilang.
Lyon sempat mencetak gol melalui Lindsey Heaps setelah memanfaatkan bola rebound. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.
Barcelona sebenarnya memperoleh peluang emas sebelum turun minum. Pajor mencoba memanfaatkan kesalahan posisi kiper Lyon, Christiane Endler, setelah menerima umpan panjang Putellas. Namun, upaya lob penyerang asal Polandia itu masih melebar tipis di sisi kanan gawang.
Menjelang jeda, Coll kembali menjadi penyelamat Barcelona saat menepis tendangan bebas Selma Bacha.
Pajor Jadi Pembeda
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55. Pajor sukses mencetak gol pembuka setelah menerima umpan matang dari Patricia Guijarro sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut kiri bawah gawang Lyon.
Gol tersebut membuat Barcelona semakin percaya diri mengendalikan permainan. Sebaliknya, Lyon mulai kesulitan menciptakan peluang bersih untuk menyamakan kedudukan.
Barcelona kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-70. Umpan silang Paralluelo berhasil disambar Pajor dari jarak dekat untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan.
Lyon sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk memperkecil ketertinggalan melalui Tabitha Chawinga. Namun, penyerang Lyon itu gagal menuntaskan peluang satu lawan satu dengan sempurna.
Paralluelo Sempurnakan Pesta Blaugrana
Saat pertandingan memasuki menit-menit akhir, Paralluelo ikut mencatatkan namanya di papan skor. Pemain muda Spanyol itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut kanan atas gawang Lyon pada menit ke-89.
Barcelona belum berhenti. Pada masa injury time, Pajor menunjukkan permainan tanpa ego dengan memberikan umpan matang kepada Paralluelo dalam skema serangan balik cepat.
Paralluelo pun menuntaskan peluang tersebut untuk mengunci kemenangan 4-0 sekaligus memastikan Barcelona kembali berdiri di puncak sepak bola wanita Eropa.
Barcelona Kian Kukuh di Eropa
Gelar ini menjadi trofi Liga Champions Wanita keempat Barcelona sekaligus mempertegas status mereka sebagai kekuatan baru sepak bola wanita dunia.
Di bawah arahan Pere Romeu, Barcelona tampil sangat dominan sepanjang musim dengan kombinasi permainan cepat, agresif, dan efektif di lini depan.
Sementara bagi Lyon, kekalahan telak ini menjadi akhir pahit perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini, sekaligus menandai kegagalan menambah koleksi gelar kesembilan UEFA Women’s Champions League. (MR-01)






