Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Como 1907, Cesc Fàbregas, mengakui timnya tampil jauh dari performa terbaik saat kalah 1-2 dari US Sassuolo Calcio pada pekan ke-33 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion Mapei – Città del Tricolore, Reggio Emilia, Jumat (17/4/2026) malam WIB.
Fàbregas bahkan menyebut permainan timnya tidak mencapai 10 persen dari kemampuan normal mereka. Menurut dia, Sassuolo tampil sangat disiplin dan pantas meraih kemenangan pada laga tersebut.
“Kami meminta maaf kepada para penggemar dan mengucapkan selamat kepada Sassuolo. Pelatih mereka menunjukkan masterclass hari ini”, kata Fàbregas kepada DAZN pasca-pertandingan dilansir Mataredaksi.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Como yang sedang berusaha menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.
Fàbregas Puji Strategi Sassuolo
Fàbregas menilai Fabio Grosso menerapkan strategi yang efektif untuk meredam permainan Como. Ia mengatakan Sassuolo tampil berbeda dari biasanya dan sangat rapat dalam bertahan.
Menurut dia, Como kesulitan mengembangkan permainan karena lawan menutup ruang dengan baik. “Ini bukan Sassuolo seperti biasanya. Mereka bertahan dengan sangat rapat dan mematikan kami lewat serangan balik”, ujar Fàbregas.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui timnya mencoba berbagai cara untuk membongkar pertahanan lawan. Namun, semua upaya tersebut tidak berjalan efektif. Ia menilai Como tidak mampu menunjukkan kualitas permainan terbaik pada laga tersebut.
Como Diminta Bangkit
Fàbregas menegaskan Como harus segera bangkit setelah kekalahan ini. Ia menyebut gol kedua Sassuolo menjadi momen yang paling mengecewakan dalam pertandingan.
Menurut Fàbregas lagi, kesalahan seperti itu tidak boleh terulang jika Como ingin terus bersaing. “Hari ini kami bahkan tidak berada di 10 persen kemampuan kami. Kami harus menerimanya dan bersiap lebih baik untuk laga berikutnya”, tegasnya.
Meski kecewa, Fàbregas meminta timnya fokus menatap pertandingan berikutnya. Ia ingin para pemain segera memperbaiki performa agar target musim ini tetap terjaga. (MR-01)






