Mataredaksi.com, BOGOR – Hull City Association Football Club memastikan tiket promosi ke Liga Premier musim depan, setelah mengalahkan Middlesbrough Football Club dengan skor 1-0 pada final playoff EFL Championship 2025/2026, di Stadion Wembley, London, Sabtu (23/5/2026) malam WIB.
Gol tunggal kemenangan Hull lahir lewat Oliver McBurnie pada menit kelima babak perpanjangan waktu. Penyerang asal Skotlandia itu memanfaatkan bola muntah dari kiper Middlesbrough, Sol Brynn, untuk membawa Hull kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Kemenangan tersebut membuat Hull City AFC menyusul Coventry City dan Ipswich Town yang lebih dulu memastikan promosi otomatis ke Liga Premier.
Final Diwarnai Skandal Spygate
Laga final playoff tahun ini berlangsung dalam bayang-bayang skandal “Spygate” yang mengguncang sepak bola Inggris sejak semifinal playoff.
Southampton, yang sebelumnya menyingkirkan Middlesbrough di semifinal, didiskualifikasi EFL setelah terbukti melakukan aktivitas mata-mata ilegal terhadap lawan mereka.
Situasi itu membuat Hull City AFC baru mengetahui lawan mereka di final beberapa hari sebelum pertandingan digelar di Wembley, London.
Meski atmosfer pertandingan terasa panas, baik karena cuaca maupun tekanan besar laga promosi, The Tigers – julukan Hull City AFC – tetap mampu tampil disiplin sepanjang pertandingan.
McBurnie Jadi Pahlawan
Pertandingan berlangsung ketat dan minim peluang bersih. Middlesbrough lebih banyak menguasai bola, tetapi Hull City bermain efektif dengan pertahanan solid dan serangan balik cepat.
McBurnie akhirnya menjadi pembeda ketika bola muntah hasil kegagalan Sol Brynn mengantisipasi umpan silang jatuh tepat di hadapannya.
“Pertandingan ini menggambarkan kami sepenuhnya. Kami tahu tidak akan banyak menguasai bola. Kami tahu kami harus berjuang dan mungkin hanya memiliki satu peluang”, kata McBurnie usai pertandingan. “Itu seperti sudah ditakdirkan untuk saya. Semuanya terasa seperti kabur”, lanjutnya.
Hull City juga mencatat sejarah sebagai tim pertama sejak Blackpool pada 2010 yang finis di posisi keenam EFL Championship sebelum akhirnya memenangkan playoff promosi. Lebih impresif lagi, Hull melewati semifinal hingga final tanpa kebobolan satu gol pun.
Sergej Jakirović Puji Mentalitas Tim
Pelatih Sergej Jakirović mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya yang mampu bertahan di bawah tekanan sepanjang laga.
“Ini perasaan luar biasa. Kami sangat menderita dalam pertandingan ini, tetapi para pemain menunjukkan mentalitas hebat”, ujar Jakirović kepada Sky Sports dilansir Mataredaksi.
Menurutnya, Hull City sempat kesulitan menghadapi permainan Middlesbrough sebelum melakukan perubahan taktik di tengah pertandingan. “Kami mengubah bentuk permainan setelah 15 menit dan itu membantu tim lebih stabil”, katanya.
Jakirović juga memberikan pujian khusus kepada McBurnie yang dinilainya sangat cocok untuk pertandingan dengan intensitas tinggi seperti final playoff.
Ancaman Gugatan dari Pemilik Hull
Di sisi lain, pemilik Hull City, Acun Ilıcalı, sebelumnya sempat mengancam akan mengambil jalur hukum apabila timnya gagal promosi di tengah kontroversi Spygate.
“Kami hanya menginginkan keadilan. Jika keadilan dirusak, maka tidak ada yang akan menikmati sepak bola”, ujar Ilıcalı kepada BBC Radio Humberside sebelum pertandingan.
Musim depan juga akan menjadi era baru playoff EFL Championship. Format yang selama ini hanya melibatkan empat tim akan diperluas menjadi enam peserta mulai musim mendatang. (MR-01)






