Mataredaksi.com, BOGOR – Olympique de Marseille harus bekerja keras, setelah dua gol Mason Greenwood memastikan kemenangan comeback 3-2 atas Union Saint-Gilloise dalam laga keenam Phase League Liga Champions UEFA 2025/2026, Rabu (10/12/2025) dini hari WIB, di Stadion Lotto Park, Anderlecht.
Kemenangan ini meningkatkan peluang Les Phocéens – julukan Olympique de Marseille – lolos ke babak sistem gugur, sementara tuan rumah Les Unionistes Union 60 kehilangan momentum mereka untuk lolos ke play-off.

Suasana di stadion panas, dengan sorak sorai dan chant pendukung Union SG yang berusaha menekan tim tamu, menciptakan ketegangan hingga menit-menit akhir. Para pemain Marseille terus bergerak tanpa henti, menekan lawan dan menutup ruang, sementara Greenwood memimpin lini serang dengan determinasi tinggi.
Union SG Unggul Dini
Union SG memimpin lebih dulu pada menit ke-5. Anan Khalaili memotong ke dalam dari sisi kanan dan melepaskan tendangan rendah ke sudut kanan bawah, membawa tuan rumah unggul.
Marseille menanggapi cepat, hanya 10 menit kemudian, ketika Igor Paixão memanfaatkan bola pantul dari tembakan Pierre-Emerick Aubameyang dan menembakkan bola ke bagian atas gawang untuk menyamakan skor.
Pelatih Roberto De Zerbi menekankan pentingnya kesabaran dan penguasaan bola, “Kami harus tetap tenang dan menunggu peluang”, ujarnya dilansir Mataredaksi dari Fotmob.com.
Greenwood Menjadi Pahlawan
Mason Greenwood mencetak dua gol pertamanya untuk membawa Marseille unggul. Gol pertama datang empat menit sebelum turun minum, dengan tendangan rendah melewati Kjell Scherpen yang gagal menghentikan bola.
Pada menit ke-58, Greenwood melewati pertahanan Union SG dengan dribel cepat sebelum melepaskan tendangan indah ke sudut kiri bawah, menegaskan peran vitalnya dalam comeback Marseille. Rekan setimnya memuji performa Greenwood, yang juga mengatur ritme serangan tim.
Tekanan Union SG dan Penyelamatan Krusial
Union SG terus menekan pertahanan Marseille hingga menit-menit akhir. Khalaili memanfaatkan penyelamatan yang longgar untuk mencetak gol kedua timnya, tetapi Marseille tetap unggul. Kevin Mac Allister dan Promise David sempat mencetak gol, namun dianulir karena offside.
Gerónimo Rulli melakukan penyelamatan penting di detik-detik terakhir, menjaga keunggulan timnya. Suporter Union SG bersorak keras, menambah ketegangan, sementara Roberto De Zerbi terus memberi instruksi untuk menutup setiap serangan balik lawan.
Analisis Data: Greenwood Memimpin
Mason Greenwood memimpin serangan Les Phocéens dan menjadi penentu kemenangan tim. Dalam dua musim terakhir, ia mencetak 35 gol di semua kompetisi, hanya kalah dari Ousmane Dembélé (38). Greenwood menghasilkan empat tembakan bernilai 0,59 expected goals (xG), sedangkan Marseille secara keseluruhan hanya mencatat 1,48 xG.
Statistik ini menunjukkan kemampuan Greenwood mengubah tekanan lawan menjadi peluang dan gol, sekaligus memberikan dorongan moral bagi rekan-rekannya di fase krusial kompetisi.(MR-03)






