Mataredaksi.com, BOGOR – Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa pada hari terakhir KaBOGORFEST 2026 menarik perhatian ribuan warga Kabupaten Bogor. Sejak pagi, masyarakat memadati kawasan Gelora Pakansari, Kecamatan Cibinong, untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Antusiasme warga terlihat hingga akhir kegiatan. Seluruh stok bahan pangan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bogor habis terjual dalam program yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tersebut.
Enam Ton Pangan Ludes Terjual
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menyalurkan sekitar enam ton komoditas dalam kegiatan tersebut. Warga membeli beras premium, telur ayam ras, minyak goreng kemasan, gula pasir, serta berbagai komoditas hortikultura dan protein hewani.
Komoditas yang tersedia meliputi 3.250 kilogram beras premium, 600 kilogram telur ayam ras, 1.200 liter minyak goreng kemasan, dan 700 kilogram gula pasir. Petugas juga menyediakan daging ayam, cabai, bawang merah, serta bawang putih.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan pentingnya program tersebut bagi warga.
“Alhamdulillah seluruh komoditas yang kami siapkan habis terjual. Respons masyarakat sangat baik dan menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap pangan berkualitas dengan harga terjangkau”, kata Teuku Mulya, Senin (15/6/2026).
Bantu Jaga Daya Beli Masyarakat
Menurut Teuku, Pemkab Bogor terus berupaya menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah daerah juga memanfaatkan Gerakan Pangan Murah sebagai salah satu langkah pengendalian inflasi. Program tersebut membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Warga yang datang mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. Mereka dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk.
Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan
Keberhasilan GPM pada penutupan KaBOGORFEST 2026 menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program pangan murah.
Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
Pemkab Bogor juga berharap kegiatan serupa dapat berlangsung secara berkala di berbagai wilayah. Langkah itu diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok sekaligus menjaga daya beli warga. (MR-01)






