Pejabat Pemkab Bogor Turun ke Sekolah, Perkuat Karakter hingga Edukasi Anti-Narkoba

Pembina Upacara - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy menjadi pembina upacara di salah satu SMPN, Senin (15/6/2026). Ia menegaskan kehadiran para pejabat di sekolah bukan sekadar seremonial, tetapi sarana penyampaian pesan penting kepada peserta didik. (Sumber foto: Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor/Resmi)

Mataredaksi.com, BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengerahkan para kepala perangkat daerah, asisten, staf ahli, dan Direktur RSUD untuk menjadi pembina upacara di sekolah tingkat SMP di Kabupaten Bogor pada Senin (15/6/2026).

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah, sekaligus membangun budaya belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun penyimpangan sosial.

Sebanyak 21 sekolah menengah pertama di Kabupaten Bogor menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Para pejabat daerah turun langsung secara serentak untuk memimpin upacara bendera dan menyampaikan amanat kepada para siswa di masing-masing sekolah.

Tekankan Penguatan Karakter dan Pencegahan Narkoba di Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, mengatakan kegiatan ini merupakan arahan langsung Bupati Bogor sebagai bentuk keterlibatan nyata pemerintah daerah dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Atas arahan Bupati Bogor, hari ini sebanyak 21 kepala perangkat daerah menjadi pembina upacara di SMP yang tersebar di Kabupaten Bogor”, ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy menegaskan bahwa kehadiran para pejabat di sekolah tidak hanya bersifat seremonial. Ia menyebut kegiatan ini menjadi sarana langsung untuk menyampaikan pesan penting kepada peserta didik.

Para pejabat membawa sejumlah materi utama. Materi itu mencakup penguatan karakter, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rusliandy mengatakan, pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap ancaman narkoba di kalangan remaja. Ia menilai edukasi sejak dini menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan.

“Isu penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja menjadi salah satu perhatian serius yang perlu terus diantisipasi melalui edukasi sejak dini”, ujarnya.

Ia juga mengingatkan siswa agar menjauhi pergaulan negatif. Menurutnya, lingkungan yang salah dapat merusak kesehatan, mengganggu pendidikan, dan mengancam masa depan.

Cegah Kekerasan dan Bangun Lingkungan Sekolah Aman

Selain narkoba, Rusliandy mendorong siswa dan sekolah untuk menjaga lingkungan belajar tetap aman. Ia meminta sekolah menjadi ruang yang bebas dari tawuran, perundungan, dan kekerasan.

Ia menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat tumbuhnya prestasi sekaligus pembentukan karakter positif. Lingkungan yang kondusif dinilai penting untuk mendukung proses belajar.

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

Dalam kesempatan itu, para siswa juga menerima sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik.

Rusliandy menjelaskan, gizi yang baik membantu siswa lebih siap mengikuti kegiatan belajar. Ia berharap program ini dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor.

Penguatan Karakter Jadi Fokus Utama

Rusliandy menegaskan, penguatan karakter menjadi inti dari seluruh kegiatan. Ia menyebut nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, serta hormat kepada orang tua dan guru harus menjadi kebiasaan sehari-hari siswa.

Ia menambahkan, pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik. Sekolah juga harus membentuk karakter kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Dengan keterlibatan langsung para kepala perangkat daerah di sekolah, kami ingin membangun kedekatan antara pemerintah dan peserta didik sekaligus memperkuat pesan-pesan pembangunan karakter. Harapannya, lahir generasi Kabupaten Bogor yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing untuk masa depan”, pungkasnya.

Diskominfo: Interaksi Pemerintah dan Sekolah Diperkuat

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, yang hadir di SMPN 1 Klapanunggal, menilai kegiatan ini mendapat sambutan positif dari sekolah dan siswa.

Ia mengatakan, interaksi langsung antara pejabat daerah dan dunia pendidikan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami diterima dengan sangat baik. Ini menunjukkan bahwa sekolah merupakan tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang”, ujarnya.

Bambang menegaskan, keterlibatan perangkat daerah di sekolah merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan di Kabupaten Bogor. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *