Basket Putri Kabupaten Bogor Tantang Juara Bertahan, Galaila Cs Bidik Tiket Final

Tiga-Pointer – Pemain basket putri Kabupaten Bogor melepaskan tembakan tiga angka saat menghadapi Kota Bekasi pada babak delapan besar Porprov XV Jawa Barat 2026, di GOR Grand Depok City, Jalan Boulevard, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (6/11/2026). Tim “Bumi Tegar Beriman” menang 59-44 dan memastikan tiket semifinal untuk menghadapi juara bertahan, Kota Cirebon. (Sumber foto: Dok. Humas Kontingen Porprov Kabupaten Bogor/Mataredaksi)

Mataredaksi.com, DEPOK – Tim basket putri Kabupaten Bogor memastikan langkah ke semifinal cabang olahraga bola basket Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Galaila Yahenzquita Purba dan kawan-kawan akan menghadapi Kota Cirebon, sang juara bertahan Porprov XIV Jabar 2022.

Kepastian tersebut diraih setelah Kabupaten Bogor menundukkan Kota Bekasi dengan skor 59-44 pada pertandingan babak delapan besar. Duel berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Grand Depok City (GDC), Jalan Boulevard, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (6/11/2026).

Kemenangan ini sekaligus membuka jalan bagi skuad asuhan Mabruri Wijaya untuk melangkah lebih jauh. Namun, tantangan di semifinal dipastikan tidak ringan. Kota Cirebon melaju ke empat besar setelah menggulung Kabupaten Garut dengan skor telak 100-24.

Kabupaten Bogor Tampil Konsisten Sejak Kuarter Pertama

Kabupaten Bogor menunjukkan permainan solid saat menghadapi Kota Bekasi. Sejak kuarter pertama, para pemain mampu menjaga ritme pertandingan dan membangun keunggulan secara bertahap.

Galaila Yahenzquita Purba dan rekan-rekannya menutup kuarter pembuka dengan keunggulan 9-4. Memasuki kuarter kedua, anak asuh Mabruri Wijaya tampil lebih agresif. Mereka memperlebar jarak menjadi 29-13.

Keunggulan Kabupaten Bogor semakin kokoh pada kuarter ketiga. Tim berjuluk Bumi Tegar Beriman itu menambah perolehan angka hingga unggul 46-27.

Kota Bekasi berusaha mengejar ketertinggalan pada kuarter terakhir. Namun, Kabupaten Bogor mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dengan skor 59-44.

Evaluasi Tiga Pertandingan Jadi Bekal Penting

Pelatih basket putri Kabupaten Bogor, Mabruri Wijaya, melihat perkembangan positif dalam permainan timnya. Evaluasi yang dilakukan setelah tiga pertandingan awal menjadi bekal penting saat menghadapi Kota Bekasi di babak delapan besar Porprov XV Jawa Barat 2026.

Mabruri menilai para pemain mampu menerapkan sejumlah hasil evaluasi tersebut. Ia juga mempertimbangkan statistik permainan sebelum menentukan komposisi pemain yang turun menghadapi Kota Bekasi. Langkah itu membantu tim menjaga performa sekaligus membangun keunggulan hingga pertandingan berakhir dengan skor 59-44.

“Evaluasi sudah kita lakukan di tiga game pertama. Kita menurunkan pemain-pemain yang secara statistik memang baik. Secara umum, anak-anak sudah bermain dengan baik dan alhamdulillah kita bisa mendapatkan kemenangan”, ujar Mabruri Wijaya, yang akrab disapa Uwi.

Meski berhasil mengamankan kemenangan, Mabruri tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan. Ia mengakui beberapa penyesuaian belum berjalan sesuai rencana permainan atau game plan yang telah disiapkan tim pelatih.

Karena itu, Kabupaten Bogor masih perlu membenahi sejumlah aspek sebelum melakoni pertandingan semifinal. Tim pelatih harus memastikan para pemain mampu menjaga konsistensi permainan, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas dan pengalaman yang lebih tinggi.

Kemenangan atas Kota Bekasi tentu menjadi modal berharga. Namun, Mabruri memahami bahwa persaingan di fase gugur menuntut kesiapan yang lebih baik. Setiap kesalahan dapat memengaruhi peluang tim untuk melangkah ke babak berikutnya.

Kota Cirebon Punya Pengalaman Pemain Timnas Kelompok Usia

Tantangan berikutnya datang dari Kota Cirebon. Tim tersebut melaju ke semifinal setelah menggulung Kabupaten Garut dengan skor telak 100-24. Hasil itu memperlihatkan kekuatan Kota Cirebon yang perlu mendapat perhatian serius dari skuad Kabupaten Bogor.

Mabruri juga menyoroti pengalaman sejumlah pemain Kota Cirebon. Menurutnya, lawan memiliki beberapa atlet yang pernah memperkuat tim nasional kelompok usia 16 hingga 18 tahun. Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan semifinal diprediksi berlangsung ketat.

Dari sisi sumber daya manusia, Mabruri menilai Kota Cirebon memiliki keunggulan. Meski begitu, ia tidak ingin anak asuhnya kehilangan kepercayaan diri. Kabupaten Bogor tetap berusaha memberikan perlawanan terbaik demi membuka peluang menuju partai final.

“Kalau kita, berusaha saja. Secara sumber daya manusia mungkin mereka lebih unggul karena rata-rata memiliki pemain timnas kelompok usia 16 sampai 18 tahun. Tetapi kita tetap optimistis”, ungkapnya.

Mabruri memastikan timnya akan menurunkan komposisi pemain terbaik untuk menghadapi semifinal. Ia menilai pertandingan fase gugur membutuhkan kesiapan maksimal dari seluruh pemain. Persiapan tersebut mencakup kondisi fisik, mental, serta kemampuan menjalankan strategi yang telah disusun.

Kabupaten Bogor juga perlu menjaga disiplin permainan sepanjang pertandingan. Tim tidak cukup hanya mengandalkan semangat, tetapi harus mampu memanfaatkan peluang dan mengurangi kesalahan. Dengan begitu, mereka dapat memberikan tekanan kepada Kota Cirebon sekaligus menjaga peluang meraih kemenangan.

Semifinal menjadi ujian penting bagi skuad basket putri Bumi Tegar Beriman. Menghadapi juara bertahan Porprov XIV Jawa Barat 2022, Kabupaten Bogor harus menunjukkan perkembangan permainan yang telah mereka bangun sejak babak awal. Target melangkah ke final pun menjadi motivasi bagi para pemain untuk tampil maksimal.

Dominasi Alumni PPOPM Karadenan Jadi Kebanggaan

Di tengah persiapan menghadapi semifinal, Mabruri juga menyampaikan kebanggaannya terhadap komposisi skuad Kabupaten Bogor. Ia menilai tim memiliki kekuatan tersendiri karena sebagian besar pemain berasal dari program pembinaan atlet daerah.

Dari total 12 pemain yang memperkuat Kabupaten Bogor, sebanyak 11 atlet merupakan alumni Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Komposisi tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi Mabruri. Ia melihat para pemain telah menjalani proses pembinaan sejak lama. Dengan pengalaman dan fondasi yang mereka miliki, para atlet mampu bersaing dalam ajang olahraga tingkat provinsi.

Mabruri juga menegaskan bahwa Kabupaten Bogor tidak perlu mengambil pemain dari luar daerah untuk membangun tim yang kompetitif. Ia justru bangga karena skuad yang tampil di Porprov XV Jabar 2026 didominasi putra-putri asli Kabupaten Bogor.

“Justru kita bangga dengan pembinaan yang sudah dilakukan. Dari 12 pemain, 11 merupakan alumni PPOPM. Mereka memang sudah dibentuk sejak lama dan merupakan putra-putri asli Kabupaten Bogor tanpa harus mengambil pemain dari luar daerah”, jelasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan dalam membangun prestasi olahraga daerah. Keberadaan 11 alumni PPOPM Karadenan dalam skuad menjadi gambaran kontribusi program pembinaan terhadap tim basket putri Kabupaten Bogor.

Kini, Kabupaten Bogor bersiap menghadapi tantangan besar dari Kota Cirebon. Kemenangan atas Kota Bekasi menjadi bekal untuk melanjutkan perjuangan di semifinal. Dengan dukungan pembinaan atlet daerah serta tekad menjaga performa, skuad Bumi Tegar Beriman berupaya mempertahankan asa menuju final Porprov XV Jawa Barat 2026. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *