Ferencvárosi Hancurkan AC Milan 2-0, Brace Lenny Joseph Bikin Rossoneri Merana

Selebrasi – Penyerang Ferencvárosi TC, Lenny Joseph, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AC Milan dalam pertandingan babak keempat League Phase Liga Europa UEFA 2026/2027, di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Italia, Jumat (6/11/2026) dini hari WIB. Kemenangan 2-0 atas Rossoneri melanjutkan catatan sempurna Zöld Sasok di kompetisi musim ini. (Sumber foto: @Fradi_HU/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – AC Milan kembali menelan kekalahan di kompetisi Eropa. Kali ini, Rossoneri harus mengakui keunggulan Ferencvárosi Torna Club dengan skor 0-2 dalam pertandingan keempat League Phase Liga Eropa UEFA 2026/2027, di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Italia, Jumat (6/11/2026) dini hari WIB.

Dua gol Lenny Joseph (52’, 66’) menjadi penentu kemenangan tim asal Hungaria tersebut. Meski harus bermain dengan 10 pemain setelah Bamidele Isa Yusuf menerima kartu merah pada menit ke-77, Ferencvárosi tetap mampu mempertahankan keunggulan sekaligus melanjutkan catatan sempurna di kompetisi musim ini.

Sebaliknya, kekalahan tersebut semakin memperburuk perjalanan AC Milan di UEFA Europa League. Tim asuhan Rúben Amorim kini baru mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan dan masih berada di luar zona playoff.

Lenny Joseph Buka Keunggulan Ferencvárosi

Ferencvárosi langsung memperlihatkan keberanian untuk menekan pertahanan tuan rumah. Bahkan, Dénes Dibusz dan kawan-kawan hampir membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan empat menit.

Kesalahan Yunus Musah dalam menguasai bola memberikan kesempatan bagi tim tamu untuk melancarkan serangan. Lenny Joseph yang mendapatkan ruang tembak mencoba memaksimalkan peluang tersebut, tetapi sepakannya masih mengarah tepat kepada Lorenzo Torriani.

Kiper muda AC Milan itu tampil cukup sigap dalam mengawal gawangnya. Namun, dominasi Ferencvárosi membuat barisan pertahanan Il Diavolo atau “Si Iblis” masih julukan AC Milan terus berada dalam tekanan.

Joseph kembali memperoleh kesempatan setelah memanfaatkan umpan yang tidak sempurna. Sayangnya, Torriani masih mampu menggagalkan upaya penyerang tersebut.

Ferencvárosi terus menunjukkan ancaman melalui pergerakan Kristoffer Zachariassen dan Joseph. Kombinasi keduanya membuat pertahanan AC Milan kesulitan menjaga keseimbangan.

Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-14. Lenny Joseph berhasil memanfaatkan peluang untuk mencetak gol sekaligus membawa Ferencvárosi unggul 1-0.

Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri tim asuhan Balázs Borbély. Mereka mampu menjaga intensitas permainan, sementara AC Milan belum menemukan cara efektif untuk membongkar pertahanan lawan.

Torriani kembali menjadi pemain penting bagi Rossoneri. Ia menghadapi sejumlah tembakan tepat sasaran pada babak pertama dan berusaha menjaga peluang timnya untuk tetap bersaing.

Amorim Lakukan Perubahan, Milan Belum Bangkit

Performa AC Milan yang belum meyakinkan mendorong Rúben Amorim melakukan tiga pergantian pemain saat memasuki babak kedua. Mario Gila, Christian Pulisic, dan Diego Moreira masuk untuk meningkatkan intensitas permainan tuan rumah.

Pergantian tersebut sempat memberikan harapan bagi Rossoneri. Omari Hutchinson bahkan berhasil menemukan ruang di sisi kanan setelah melakukan pergerakan apik. Namun, tembakannya hanya mengenai sisi luar jaring sehingga AC Milan belum mampu menyamakan kedudukan.

Ferencvárosi justru kembali menunjukkan efektivitas serangan mereka pada menit ke-52. Kesalahan Lorenzo Torriani dalam mengendalikan umpan balik membuka jalan bagi tim tamu untuk menggandakan keunggulan.

Bola terlepas dari penguasaan Torriani dan langsung mengundang Kristoffer Zachariassen untuk memberikan tekanan. Lenny Joseph yang berada di posisi tepat kemudian menyambar bola liar tersebut.

Joseph memanfaatkan situasi itu dengan melepaskan tembakan ke gawang yang sudah tidak terkawal. Gol keduanya membawa Ferencvárosi unggul 2-0 sekaligus membuat AC Milan semakin tertekan.

Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri tim tamu. Sebaliknya, Il Diavolo Rosso atau “Si Iblis Merah” harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan di hadapan pendukung sendiri.

Zachariassen Jadi Ancaman, Joseph Lengkapi Brace

AC Milan berusaha memberikan respons setelah kebobolan gol kedua. Omari Hutchinson kembali mendapatkan peluang melalui tembakan rendah yang melintasi area gawang, tetapi bola masih melebar.

Tekanan tuan rumah belum cukup untuk membuat Ferencvárosi kehilangan kendali. Tim asal Hungaria berjuluk Zöld Sasok atau Green Eagles tersebut justru kembali memanfaatkan ruang terbuka di lini pertahanan AC Milan.

Kristoffer Zachariassen menjadi salah satu pemain yang berperan besar dalam serangan tersebut. Ia melakukan intervensi penting sebelum bergerak maju dan meninggalkan barisan pertahanan tuan rumah.

Zachariassen kemudian mengirimkan umpan kepada Lenny Joseph yang berada dalam posisi menguntungkan. Joseph menyelesaikan peluang tersebut dengan mudah untuk mencetak gol keduanya sekaligus memastikan keunggulan Ferencvárosi menjadi 2-0.

Kontribusi Zachariassen semakin menegaskan perannya sebagai pemain penting Ferencvárosi. Ia mencatatkan dua assist dan kini mengoleksi enam keterlibatan gol di Liga Eropa UEFA musim ini, dengan rincian tiga gol dan tiga assist.

Namun, Green Eagles atau “Elang Hijau” harus menghadapi situasi sulit pada menit ke-76. Bamidele Isa Yusuf yang masuk sebagai pemain pengganti menerima kartu merah langsung setelah sikunya mengenai Mario Gila.

Wasit Urs Schnyder asal Swiss mengambil keputusan tersebut setelah meninjau insiden melalui Video Assistant Referee (VAR). Ferencvárosi pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

AC Milan berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada sisa pertandingan. Hutchinson memaksa kiper Dénes Dibusz melakukan penyelamatan penting melalui tembakannya.

Namun, upaya Il Diavolo Rosso tidak membuahkan gol. Pasukan Green Eagles mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi dan membawa pulang kemenangan 2-0 dari Giuseppe Meazza, San Siro.

Ferencvárosi Pertahankan Rekor Sempurna

Kemenangan di San Siro menjadi pencapaian penting bagi Ferencvárosi. Dénes Dibusz dkk. datang ke Italia dengan catatan sempurna di Liga Eropa UEFA dan berhasil mempertahankan rekor tersebut setelah mengalahkan AC Milan.

Lenny Joseph menjadi sorotan utama berkat dua golnya. Penyerang asal Haiti tersebut akhirnya membuka rekening golnya di Liga Eropa UEFA musim ini setelah sebelumnya kesulitan memaksimalkan peluang.

Penampilan Joseph juga terlihat dari statistik pertandingan. Striker kelahiran Prancis tersebut mencatatkan tujuh tembakan, dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Selain itu, Joseph memimpin catatan sentuhan di kotak penalti lawan dengan 10 sentuhan. Ia juga menciptakan lima peluang besar berdasarkan statistik Opta.

Catatan tersebut memperlihatkan besarnya ancaman yang diberikan Joseph kepada pertahanan AC Milan sepanjang pertandingan. Ferencvárosi juga mencatatkan pencapaian bersejarah.

Klub yang berkompetisi di Nemzeti Bajnokság I, kasta tertinggi sepak bola Hungaria, itu untuk pertama kalinya memenangkan empat pertandingan berturut-turut di kompetisi utama Eropa sejak Piala Inter-Cities Fairs 1967/1968.

Pada periode tersebut, Ferencvárosi bahkan meraih enam kemenangan beruntun dalam perjalanan menuju final.

AC Milan Kian Terpuruk di Liga Europa UEFA

Kekalahan dari Ferencvárosi menjadi hasil mengecewakan lainnya bagi AC Milan. Rossoneri sebelumnya telah kehilangan dua dari tiga pertandingan awal Liga Eropa UEFA musim ini.

Kemenangan dalam Derby della Madonnina pada akhir pekan sempat meningkatkan kepercayaan diri tim asuhan Amorim. Namun, hasil di San Siro menunjukkan bahwa mereka masih memiliki pekerjaan besar untuk memperbaiki performa di kompetisi Eropa.

Lorenzo Torriani yang menjalani penampilan pertamanya sebagai starter AC Milan di Liga Eropa UEFA musim ini sebenarnya mampu melakukan sejumlah penyelamatan penting.

Ia menggantikan Mike Maignan yang menjalani hukuman suspensi setelah menerima kartu merah dalam pertandingan melawan AFC Bournemouth.

Namun, kesalahan Torriani saat mengendalikan umpan balik pada gol kedua Ferencvárosi menjadi momen yang merugikan Rossoneri. Secara keseluruhan, AC Milan mencatatkan 15 tembakan sepanjang pertandingan. Akan tetapi, hanya dua di antaranya yang mengarah tepat ke gawang.

Statistik tersebut memperlihatkan masalah efektivitas yang masih menghantui tim tuan rumah. Luka Modrić dan kawan-kawan mampu menciptakan peluang, tetapi kesulitan mengubahnya menjadi gol.

Dengan hanya mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan, AC Milan kini berada di luar zona playoff Liga Eropa UEFA. Sebaliknya, Ferencvárosi semakin mantap melanjutkan perjalanan mereka dengan catatan sempurna.

Kemenangan 2-0 di di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Italia, bukan hanya memberikan tiga poin, tetapi juga membuktikan bahwa tim asal Hungaria tersebut mampu bersaing menghadapi klub-klub besar Eropa. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *