Mataredaksi.com, BOGOR – Gelandang tim nasional Inggris, Jordan Henderson, menegaskan dukungan penuh kepada Benjamin William White setelah bek Arsenal itu mendapat cemoohan dari suporter di Wembley Stadium, London, dalam laga persahabatan internasional kontra Uruguay, Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB.
Ben White mendapat sorakan negatif saat masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69. Situasi itu kembali terjadi meski ia berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-81 dalam laga yang berakhir imbang 1-1. Gol tersebut sempat mengangkat kepercayaan diri tim sebelum Uruguay menyamakan kedudukan di sisa waktu pertandingan.
Dukungan Penuh dari Rekan Setim
Henderson menegaskan seluruh pemain Inggris tetap berdiri di belakang Ben White. Ia menyebut situasi seperti ini bukan hal baru dalam karier seorang pemain internasional yang selalu berada di bawah sorotan publik. “Sebagai rekan setim, kami akan selalu mendukung satu sama lain”, ujar Henderson dilansir Mataredaksi dari BBC.com.
Pemain berusia 35 tahun itu mengaku pernah mengalami situasi serupa. Ia sempat mendapat kritik tajam setelah kepindahannya ke Al-Ettifaq FC yang menuai kontroversi luas. “Saya pernah melewatinya. Ini bagian dari menjadi pemain Inggris”, tambahnya.
Kritik pada Pengaruh Media
Henderson juga menyoroti peran media dalam membentuk opini publik. Menurutnya, tidak semua informasi yang beredar mencerminkan kondisi sebenarnya di dalam tim dan sering kali menimbulkan persepsi keliru.
“Banyak penggemar mungkin tidak tahu alasan sebenarnya. Mereka hanya mengikuti apa yang disampaikan media, padahal tidak semuanya akurat”, tegas gelandang Brentford FC tersebut.
Jordan Henderson menambahkan, hanya segelintir orang yang memahami situasi internal tim saat Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar, termasuk dinamika yang terjadi di ruang ganti.
Latar Belakang Kembalinya Ben White
Bek The Gunners pemilik nama lengkap Benjamin William White menjalani laga internasional pertamanya sejak meninggalkan skuad Inggris di Piala Dunia FIFA 2022 karena alasan pribadi. Setelah itu, ia sempat menolak dipanggil selama era kepelatihan Gareth Southgate.
Peran Tuchel dan Kembalinya White
Kini, pelatih Inggris, Thomas Tuchel, kembali memanggil Ben White sebagai pengganti Jarell Quansah yang mengalami cedera jelang laga uji coba. Selain itu, Tuchel juga menilai Ben White perlu meluruskan situasi dengan rekan setimnya agar tidak memicu kesalahpahaman di dalam skuad.
Fokus Bangkit dan Jaga Kebersamaan
Sementara itu, Jordan Henderson menekankan pentingnya menjaga kekompakan tim di tengah tekanan publik dan sorotan media. Oleh karena itu, ia meminta Ben White tidak terlalu memikirkan reaksi negatif dari luar lapangan. “Memang sulit ketika situasi itu terjadi pada Anda, tetapi jangan terlalu diambil pribadi”, ujarnya.
Lebih lanjut, Henderson menilai kenyamanan dan kepercayaan diri pemain menjadi faktor penting dalam tim. Karena itu, ia ingin memastikan White tetap fokus saat kembali membela tim nasional. “Yang terpenting, dia dalam kondisi baik. Saya juga senang dia mencetak gol, itu yang paling utama”, tutupnya. (MR-02)







