IWO Bogor Raya Gelar Safari Ramadan dan Sarasehan Pembangunan di Leuwiliang

Momen Santunan – Bendahara PD IWO Bogor Raya, Ella, menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan sarasehan yang digelar di kawasan pasar malam Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jumat (13/3/2026) sore. Kegiatan tersebut mengangkat tema dinamika pembangunan sekaligus menjadi ruang pertemuan antara wartawan dan masyarakat. (Sumber foto: Dok. IWO Bogor Raya/Mataredaksi)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor Raya menggelar Safari Ramadan 2026 di kawasan pasar malam Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jumat (13/3/2026) sore. Kegiatan tersebut menghadirkan sarasehan bertema dinamika pembangunan sekaligus menjadi ruang pertemuan antara wartawan dan masyarakat.

Panitia memilih lokasi di tengah keramaian pasar malam agar kegiatan lebih dekat dengan warga. Melalui agenda ini, para jurnalis berdialog langsung dengan masyarakat mengenai berbagai persoalan pembangunan di wilayah setempat.

Santunan untuk Anak Yatim

Selain sarasehan, panitia juga menyalurkan santunan kepada sejumlah anak yatim yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan selama bulan suci Ramadan.

Safari Ramadan tahun ini dipusatkan di wilayah Bogor Barat. Pengurus IWO Bogor Raya menilai wilayah tersebut memiliki dinamika sosial yang cukup aktif sehingga penting menjadi ruang pertemuan antara wartawan dan masyarakat.

Ketua IWO Bogor Raya, Brodin, menjelaskan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin organisasi yang setiap tahun digelar di lokasi berbeda. “Safari Ramadan kali ini fokus di wilayah Bogor Barat. Tahun lalu kegiatan serupa kami gelar di Sukaraja dan Sentul”, ujarnya.

Media dan Tanggung Jawab Sosial

Anggota Dewan Etik IWO Bogor Raya, M. Agus Purwanto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut dia, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat peran media di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat”, katanya.

Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Ketua RT 02/RW 13, Kampung Amanah Asri, Desa Leuwiliang, Suripto SM, menilai kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi warga, khususnya anak-anak yatim yang menerima santunan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan perhatian kepada anak-anak yatim di lingkungan kami”, ujarnya.

Ketua RT 05/RW 13, Heri Syafari, juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai Safari Ramadan menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah diskusi antara warga dan wartawan.

“Kegiatan ini sangat positif. Selain membantu warga, juga membuka ruang diskusi dan silaturahmi antara masyarakat dan para wartawan”, ungkapnya. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *