Mataredaksi.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mengaktifkan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, pada Minggu, 5 April 2026. Kegiatan ini kembali hadir setelah jeda selama Ramadan 1447 Hijriah.
Selama Ramadan, Pemkab Bogor menghentikan CFD di Jalan Tegar Beriman dan sejumlah kecamatan. Kebijakan itu bertujuan menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat.
Sebagai pengganti, pemerintah menggelar bazar Ramadan. Kegiatan tersebut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima (PKL).
Bazar Ramadan memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk tetap beraktivitas. Selain itu, kegiatan ini membantu menjaga perputaran ekonomi lokal selama bulan puasa. Warga juga memanfaatkan bazar tersebut untuk memenuhi kebutuhan harian.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memastikan pemerintah kembali menjalankan CFD mulai pekan ini. “CFD kembali digelar pada 5 April 2026”, ujar Ajat kepada Mataredaksi, kemarin.
Ajat menjelaskan, pemerintah juga mengaktifkan kembali CFD di sejumlah kecamatan. Wilayah tersebut sebelumnya rutin menggelar kegiatan serupa. Dengan langkah ini, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan lokasi untuk berolahraga.
Ia menilai, kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau CFD tidak hanya menjadi ruang aktivitas fisik. Kegiatan ini juga mendorong interaksi sosial antarwarga. Selain itu, CFD membantu mengurangi kepadatan kendaraan di ruas jalan tertentu.
Pada pelaksanaan perdana pasca-Ramadan, Pemkab Bogor menyiapkan kegiatan tambahan berupa fun bike. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dari berbagai kalangan usia. “Pemkab Bogor merencanakan fun bike bersamaan dengan CFD Tegar Beriman”, jelas Ajat.
Ajat menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bersifat rekreatif. Pemerintah juga membawa pesan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya terkait pentingnya penghematan bahan bakar minyak (BBM). “Kami mengajak masyarakat menghemat penggunaan BBM dan mulai beralih ke pola hidup sehat”, kata Ajat.
Pemerintah berharap masyarakat menyambut kembali kegiatan CFD ini dengan antusias. Partisipasi warga dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program ruang publik tersebut. (MR-06)






