Mataredaksi.com, BOGOR – Tim Nasional Jerman sukses memetik kemenangan besar 7-1 atas Curaçao dalam laga pembuka Grup E Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Stadion NRG, Houston, Texas, Amerika Serikat, pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB. Hasil positif ini disambut sukacita oleh sang pelatih kepala, Julian Nagelsmann, serta jajaran pemain Die Mannschaft.
Julian Nagelsmann mengaku sangat puas dengan performa anak asuhnya, terlebih mengingat hasil minor yang sempat membayangi Jerman pada dua turnamen besar sebelumnya.
“Saya benar-benar senang untuk tim. Mengingat apa yang terjadi di dua turnamen terakhir khususnya, kemenangan ini sangat penting”, ujar Nagelsmann dalam sesi konferensi pers usai laga.
Taktik Jitu Julian Nagelsmann
Mantan pelatih Bayern München tersebut membeberkan kunci sukses timnya menghancurkan pertahanan Curaçao. Ia sempat mengubah taktik kilat saat jeda istirahat minum (water break) demi meredam strategi lawan.
“Kami membuat penyesuaian cepat tentang bagaimana kami ingin menyerang formasi berlian mereka. Istirahat minuman datang pada saat yang tepat karena itu memungkinkan kami untuk menginstruksikannya kepada para pemain”, tambahnya.
Nagelsmann juga menegaskan bahwa keputusan menarik keluar Jamal Musiala bukan karena cedera serius, melainkan hanya langkah antisipasi untuk mencegah kelelahan otot biasa.
Debut Manis Nathaniel Brown dan Kegembiraan Skuad
Laga ini juga menjadi momen yang tidak akan terlupakan bagi bek muda Nathaniel Brown. Menjalani debutnya di panggung Piala Dunia, Brown langsung sukses menyumbang gol bagi negaranya.
“Tidak dapat dijelaskan rasanya mencetak gol dalam pertandingan Piala Dunia pertama Anda. Keluarga saya ada di sini menyaksikan langsung. Ini luar biasa”, kata Brown dengan penuh emosional.
Senada dengan sang debutan, penjaga gawang veteran Manuel Neuer menekankan pentingnya mengawali turnamen dengan kemenangan masif. Ia memuji dampak besar dari para pemain pengganti yang sukses menjaga intensitas permainan Jerman tetap tinggi hingga peluit panjang berbunyi.
Sementara itu, Kai Havertz mengakui timnya sempat dilanda kegelisahan sesaat setelah Curaçao memperkecil kedudukan. Namun, ia menilai momen tersebut justru memperlihatkan karakter mental juara Jerman yang sesungguhnya.
Dick Advocaat Akui Keunggulan Jerman
Di kubu lawan, pelatih kepala Curaçao yang merupakan jur taktik berpengalaman, Dick Advocaat, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil buruk yang menimpa timnya.
“Itu tidak bagus. Jika Anda kalah 7-1, jelas itu tidak bagus. Tapi kita semua tahu seberapa kuat Jerman. Mereka terlalu kuat hari ini”, aku Advocaat dengan legawa.
Lewat kemenangan mutakhir ini, Jerman mengantongi modal kepercayaan diri yang sangat tinggi untuk menghadapi laga-laga krusial berikutnya di Piala Dunia 2026. (MR-02)






