Mataredaksi.com, BOGOR – Juventus kembali terpuruk. Klub asal Turin itu dipecundangi Como 1907 dengan skor 0-2 pada pekan ketujuh Serie A Italia 2025/2026 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (19/10/2025) malam WIB.
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Bianconeri yang belum pernah menang dalam enam laga terakhir di semua ajang.
Dalam lima pertandingan sebelumnya, pasukan Igor Tudor hanya bermain imbang melawan Borussia Dortmund (4-4), Hellas Verona (1-1), Atalanta (1-1), Villarreal (2-2), dan AC Milan (0-0).
Tambahan hasil minor di Como membuat posisi Juventus merosot ke urutan keenam klasemen sementara dengan 12 poin, hanya kalah selisih gol dari Como yang kini menempati posisi kelima.
Gol Cepat Kempf Guncang Juventus
Pertandingan berlangsung berat bagi Juventus sejak awal. Baru empat menit berjalan, gawang Michele Di Gregorio sudah kebobolan. Umpan sepak pojok Nicolás Paz Martínez disambar Marc-Oliver Kempf dengan tendangan kaki kiri yang menembus jala.
Gol cepat itu membuat Como tampil percaya diri di depan pendukung sendiri. Juventus mencoba membalas lewat serangan cepat dari lini tengah. Namun rapatnya pertahanan tuan rumah membuat Dušan Vlahović dan Federico Chiesa kesulitan menciptakan peluang bersih. Hingga turun minum, tak satu pun tembakan tepat sasaran berhasil mereka lepaskan. Skor 1-0 untuk Como bertahan sampai jeda.
Dominasi Gagal Berbuah Hasil
Memasuki babak kedua, Juventus meningkatkan tempo permainan. Igor Tudor menurunkan Teun Koopmeiners untuk menambah variasi serangan. Peluang terbaik datang pada menit ke-63 ketika sundulan Koopmeiners mengarah tajam ke pojok gawang, tetapi kiper Como 1907, Jean Butez masih sigap menepis bola.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Juventus kembali kebobolan pada menit ke-79. Nicolás Paz Martínez mencetak gol indah lewat tendangan kaki kiri setelah menerima umpan matang dari Máximo Perrone. Gol tersebut memastikan Como menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Serangan Terakhir Tak Berbuah Gol
Juventus tak menyerah meski tertinggal dua gol. Andrea Cambiaso dan Dušan Vlahović bergantian mengancam pada menit ke-82 dan 90+1, tetapi kiper Como kembali tampil gemilang. Wasit akhirnya meniup peluit panjang, menandai kekalahan kedua Juventus di Serie A musim ini.
Kekalahan itu mempertegas tumpulnya lini serang Juventus dalam sebulan terakhir. Tim asuhan Tudor hanya mencetak enam gol dari enam laga terakhir, sementara lini belakang kebobolan sembilan kali. Pelatih asal Kroasia itu menegaskan timnya butuh konsistensi dan fokus jelang laga berat di Liga Champions UEFA.
Ujian Berat di Bernabéu
Juventus akan menantang Real Madrid pada laga ketiga Phase League Liga Champions di Santiago Bernabéu, Kamis 23 Oktober 2025 dini hari WIB, mendatang. Pertandingan ini akan menjadi ujian besar untuk mengukur mental skuad muda Juventus setelah paceklik kemenangan yang belum berakhir sejak awal September. (MR-02)






