Mataredaksi.com, BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto menyiapkan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur. Langkah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Rudy menyampaikan rencana tersebut saat pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, serta Pejabat Pengawas. Kegiatan itu berlangsung di VIVO Mall, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jumat (2/1/2026).
Menurut Rudy, jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang telah melampaui enam juta jiwa menuntut perubahan pola pelayanan. Karena itu, pemerintah daerah tidak bisa lagi memusatkan layanan hanya di ibu kota kabupaten, Cibinong.
Pelayanan Publik Tidak Bisa Terpusat
Rudy menilai, jarak dan waktu masih menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan. Kondisi tersebut paling dirasakan warga di wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor.
Karena itu, pemerintah daerah memilih pendekatan baru dengan mendekatkan layanan ke pusat-pusat aktivitas masyarakat.
“Pelayanan harus mendekat ke masyarakat. Warga di wilayah barat dan timur tidak boleh terus dibebani jarak dan waktu untuk mengurus layanan ke Cibinong”, ujar Politikus kunci Partai Gerakan Indonesia Raya Kabupaten Bogor.
Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap kualitas layanan meningkat dan beban masyarakat berkurang.
MPP Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
Selain menghadirkan layanan pemerintahan, Pemkab Bogor juga menyiapkan MPP sebagai penggerak aktivitas ekonomi wilayah. Rudy menilai, kehadiran MPP dapat mendorong tumbuhnya pusat ekonomi baru.
Selain itu, pemerintah daerah ingin menjadikan MPP sebagai ruang pendukung bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan begitu, pelayanan publik dan aktivitas ekonomi dapat berjalan beriringan.
Rudy menjelaskan, Pemkab Bogor menargetkan pembangunan MPP di dua wilayah strategis tersebut. Pemerintah akan mulai membahas rencana ini bersama DPRD Kabupaten Bogor pada tahun 2027.
Layanan Terintegrasi dalam Satu Lokasi
Melalui MPP, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan dalam satu lokasi. Layanan tersebut meliputi perizinan, administrasi kependudukan, hingga layanan teknis perangkat daerah.
Dengan konsep ini, pemerintah ingin menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan mudah dijangkau. “Inilah konsep pelayanan publik ke depan. Terintegrasi, cepat, dan dekat dengan masyarakat”, tegas Rudy Susmanto.
Inovasi Layanan di Ruang Publik
Sebagai langkah awal, Pemkab Bogor telah mengoperasikan layanan perangkat daerah di ruang publik. Salah satunya melalui pemanfaatan pusat perbelanjaan sebagai lokasi pelayanan.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pelayanan publik hadir di ruang-ruang publik. Sementara itu, pemerintah daerah juga melihat pendekatan ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang dinamis.
“Kami ingin pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan. Pemerintah hadir, ekonomi bergerak, dan masyarakat semakin sejahtera”, kata Rudy Susmanto.
Ke depan, Pemkab Bogor menargetkan pada tahun 2028 masyarakat di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur sudah dapat menikmati layanan publik yang lebih dekat tanpa harus datang ke pusat pemerintahan di Cibinong. (MR-01)






