Mataredaksi.com, BOGOR – Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) menilai satu tahun kepemimpinan Rudy Susmanto menjadi Bupati Bogor menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor pembangunan Kabupaten Bogor sepanjang 2025.
Direktur LPKP, Rahmatullah, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menghadirkan sejumlah kebijakan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menilai arah pembangunan terlihat lebih terukur dan memiliki target yang jelas.
“Kami melihat ada percepatan di beberapa sektor. Masyarakat mulai merasakan hasilnya, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik”, ujar Rahmatullah dalam keterangannya kepada Mataredaksi, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, kepemimpinan Rudy Susmanto menekankan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah tidak hanya membangun sarana, tetapi juga memperkuat tata kelola birokrasi dan kolaborasi lintas sektor.
Pemerataan Pembangunan dan Penguatan Pelayanan Publik
Rahmatullah menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memulai pembangunan dari Cibinong sebagai pusat pemerintahan dan wajah Kabupaten Bogor. Setelah itu, pemerintah memperluas program pembangunan ke wilayah lain secara bertahap.
LPKP mencatat adanya peningkatan kualitas pelayanan publik di sejumlah perangkat daerah. Perbaikan terlihat pada Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), layanan pajak tingkat kecamatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Aktivis yang akrab disapa Along ini menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun birokrasi yang lebih responsif dan efisien.
Infrastruktur, Ekonomi, dan Lingkungan Jadi Prioritas
Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Bogor membangun dan merevitalisasi alun-alun, jalan betonisasi, jembatan, drainase, serta kantor kecamatan. Pemerintah juga menjalankan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan Satu Miliar Satu Desa (Samisade) untuk mendorong pemerataan pembangunan.
Pada sektor ekonomi, Pemerintah Kabupaten Bogor membangun Pasar Leuwiliang serta memperkuat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK). Pemerintah juga menggelar bazar murah dan pasar pangan, guna menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor menggencarkan penanaman pohon di kawasan hutan kota dan melakukan pembersihan sungai secara berkala. Di bidang pendidikan dan kesehatan, pemerintah membangun serta merenovasi sekolah dan mendorong kegiatan sosial kemasyarakatan.
Rahmatullah juga menyoroti respons cepat Bupati dalam menangani bencana yang terjadi di Kecamatan Babakan Madang, Cisarua, dan Kecamatan Tajurhalang. Along menilai kolaborasi dengan alim ulama, pelaku usaha, pemerintah pusat, serta aparat penegak hukum seperti TNI, Polri, dan KPK memperkuat sinergi pembangunan daerah.
Meski demikian, LPKP tetap meminta pemerintah daerah mengevaluasi kinerja sejumlah dinas agar setiap program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kami optimistis Kabupaten Bogor akan semakin maju jika pemerintah konsisten melakukan pembenahan dan menjaga arah pembangunan”, tutup Rahmatullah. (MR-01)









