Mataredaksi.com, SPIELBERG – Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan buruk pada sprint race MotoGP Austria 2025 di Red Bull Ring, Sabtu (16/8/2025). Pembalap Ducati itu gagal finis usai motornya bermasalah, sementara Jorge Lorenzo melabelinya sebagai “pecundang besar”.
Start Buruk Hantui Bagnaia
Bagnaia memulai balapan dari posisi ketiga, namun start lambat membuatnya terlempar ke urutan ke-14 di lap pembuka. Situasi semakin runyam ketika Desmosedici GP25 miliknya mengalami masalah teknis. Ia terpaksa kembali ke garasi setelah menuntaskan sembilan lap dari total 14 lap.
Hasil nol poin di Austria menjadi pukulan telak bagi juara dunia dua kali itu, apalagi rekan setimnya justru meraih hasil berbeda.
Márquez Tampil Perkasa
Marc Márquez, yang start dari baris kedua, sukses menjaga kecepatan hingga meraih kemenangan sprint. Kontras dengan Bagnaia, performa Marc Márquez mempertegas dominasi Ducati dan meningkatkan tekanan psikologis bagi sang tandem.
Lorenzo Soroti Ban Michelin
Mantan juara dunia, Jorge Lorenzo, menilai Bagnaia paling dirugikan pada sprint race Austria. Ia bahkan menyebut sang pembalap Italia sebagai “big loser”.
“Bagnaia adalah pecundang terbesar hari ini, satu lagi kekalahan baginya,” ujar Lorenzo kepada Motosan.
Menurutnya, masalah pada ban Michelin menjadi salah satu faktor utama kegagalan Bagnaia. “Start di MotoGP krusial. Dalam kasus ini, masalah ada pada ban belakang, dan Michelin harus menjelaskannya,” tambah Lorenzo. (MR-03)






