Pemkab Bogor Targetkan 8 Ribu Rutilahu Selesai Direnovasi di Tahun 2026

Pemkab Bogor Targetkan 8 Ribu RTLH Selesai Direnovasi di Tahun 2026
Wawancara – Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan keterangan kepada awak media saat diwawancarai terkait program percepatan penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Bogor, Kamis (12/3/2026). Pemkab Bogor menargetkan sekitar 8.000 unit rumah dapat direnovasi dalam satu tahun ke depan. (Sumber foto: Dok. Kornelius)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, terus mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Bahkan, Pemkab Bogor mentargetkan 8.000 unit rumah harus selesai direnovasi dalam waktu satu tahun kedepan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan upaya penuntasan 24 ribu Rutilahu di wilayah Kabupaten Bogor jadi fokus utama Pemkab Bogor.

“Saat ini ada sekitar 24.000 Rutilahu di Kabupaten Bogor yang harus dibenahi. Namun, untuk mencapai target tersebut pihaknya menghandalkan kolaborasi lintas sektor agar perbaikan berjalan lebih optimal”, kata Bupati Rudy Susmanto.

“Kita akan tuntaskan dalam waktu satu tahun. Makanya, skala perioritas beberapa wilayah kita akan prioritaskan”, kata Politisi Kunci Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Bogor ini.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Bogor menggunakan skema pendanaan gotong-royong yang melibatkan pemerintah pusat, daerah hingga sektor swasta. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

  1. Kementerian Perumahan: Bantuan untuk kurang lebih 4.000 rumah.
  2. APBD Kabupaten Bogor: Anggaran untuk 2.570 rumah, dengan nilai bantuan per rumah sebesar Rp20 juta.
  3. Corporate Social Responsibility (CSR): Bantuan dari PT Astra untuk 1.000 rumah, serta dukungan dari berbagai pihak swasta lainnya.

Peran Tim Reaksi Cepat (TRC)

Guna memastikan efektivitas di lapangan, Rudy menegaskan, bahwa Pemkab Bogor selalu menyiapkan tim khusus setiap tahunnya, yaitu Tim Reaksi Cepat (TRC). Tim ini terdiri dari unsur pemerintah, TNI dan Polri yang bertugas berkolaborasi untuk mempercepat proses perbaikan.

“Kami akan gabungkan, maka di tahun ini mudah-mudahan ada kurang lebih hampir 8.000 rumah tidak layak huni yang akan kita perbaiki di Kabupaten Bogor”, pungkasnya. (MR-06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *