Pengurus Baru PKS Kabupaten Bogor Beberkan Program dan Sikap Politiknya

DARI kiri ke kanan - Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bogor Suprapto, Ketua DPD Wasto Sumarno, dan Bendahara DPD Sulaiman, saat memaparkan program dan strategi partai periode 2025–2030 dalam silaturahmi dengan pimpinan media di rumah makan Bambu Teteh, Jalan KSR. Dadi Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kamis (18/9/2025). (Sumber foto: Hadiwibowo/MR-05)

Mataredaksi.com, BOGOR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bogor mengundang pimpinan media lokal dan nasional ke rumah makan di Jalan KSR. Dadi Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kamis (18/9/2025). Pertemuan itu bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus membahas isu politik, pemerintahan, dan kemasyarakatan.

Pengurus Baru dan Program Kerja
Ketua DPD, H. Wasto Sumarno, memimpin rombongan yang didampingi Sekretaris Suprapto dan Bendahara Sulaiman. Mereka memperkenalkan pengurus baru sekaligus memaparkan rencana kerja DPD PKS periode 2025–2030.

Wasto menekankan bahwa generasi Y dan Z memiliki peran penting di era digital karena melek teknologi dan internet. “Generasi Y dan Z memiliki potensi besar untuk menyebarkan informasi program PKS ke publik secara efektif dan massif. Oleh karena itu, kami ingin bekerja sama dengan mereka”, ujar Wasto.

Peran Gen Y dan Z dalam Partai
Selain itu, Wasto menambahkan, PKS berambisi memanfaatkan energi generasi muda untuk memenangkan hati rakyat. “Kami ingin masyarakat mengetahui berbagai program PKS yang bertujuan meningkatkan keadilan dan kesejahteraan. Generasi muda akan membantu menyebarkan informasi ini secara cepat dan luas”, jelasnya.

Sikap Politik PKS terhadap Pemerintah Daerah
Terkait hubungan PKS dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wasto memberi ilustrasi matahari, bulan, dan bintang. “Bupati Rudy ibarat matahari, PKS adalah bulan dan bintang. Ketiganya saling melengkapi untuk pembangunan daerah. PKS juga mendukung Pak Rudy dan Jaro Ade pada Pilkada 2024. Dengan demikian, kami mendukung program Bupati untuk kemaslahatan rakyat”, jelasnya.

Meski demikian, Wasto menegaskan partainya tetap memberikan masukan konstruktif. “Kami menasihati dengan cara tepat jika ada kebijakan yang perlu dikritisi. Kritik harus konstruktif agar memberi manfaat bagi semua pihak”, pungkasnya. (MR-05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *