Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Jepang secara dramatis menggagalkan ambisi Belanda untuk mengamankan poin penuh pada laga pembuka Grup F Piala Dunia FIFA 2026.
Samurai Biru sukses memaksakan hasil imbang 2-2 setelah dua kali bangkit dari ketertinggalan di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Daichi Kamada keluar sebagai pahlawan Jepang lewat gol penentu di menit-menit akhir babak kedua. Gol tersebut sekaligus mementahkan keunggulan Belanda yang sempat memimpin melalui gol Virgil van Dijk dan Crysencio Summerville.
Babak Pertama yang Alot dan Minim Peluang
Belanda langsung menggebrak sejak awal laga. Penyerang Oranje, Donyell Malen, hampir memecah kebuntuan pada menit ketiga setelah berhasil mengecoh bek lawan. Sayang, penjaga gawang Jepang, Zion Suzuki, tampil gemilang dan sukses menepis tembakan keras tersebut.
Setelah peluang emas itu, kedua tim justru kesulitan menciptakan peluang bersih karena ketatnya lini pertahanan masing-masing.
Jepang sempat mengancam menjelang turun minum melalui aksi Keito Nakamura yang mendapatkan ruang tembak di luar kotak penalti. Namun, sepakannya masih melenceng jauh dari tiang gawang Bart Verbruggen.
Jual Beli Serangan di Paruh Kedua
Pertandingan berjalan jauh lebih hidup lima menit setelah babak kedua dimulai. Berawal dari eksekusi tendangan bebas Tijjani Reijnders, Ryan Gravenberch langsung mengirimkan umpan akurat yang sukses disundul oleh Virgil van Dijk menjadi gol pembuka Belanda.
Namun, keunggulan anak asuh Ronald Koeman hanya bertahan enam menit. Berawal dari kelengahan lini belakang Belanda yang memberi ruang bagi Takefusa Kubo di sisi kanan, ia mengirimkan umpan tarik yang langsung disambar keras oleh Nakamura ke sudut kiri bawah gawang Belanda. Skor berubah menjadi 1-1.
Belanda kembali memimpin pada menit ke-64. Ryan Gravenberch lagi-lagi menjadi kreator setelah menyodorkan bola ke sisi kanan.
Crysencio Summerville yang menerima umpan tersebut langsung melakukan aksi tusukan ke dalam dan melepaskan tembakan melengkung yang membentur tiang jauh sebelum bersarang ke gawang Jepang.
Comeback Dramatis Daichi Kamada
Jepang tidak patah semangat meski tertinggal 2-1. Pasukan Samurai Biru terus meningkatkan intensitas serangan secara bergelombang.
Di sisi lain, kiper Zion Suzuki juga berulang kali melakukan penyelamatan penting. Salah satunya adalah saat ia mementahkan peluang emas milik Cody Gakpo.
Perjuangan pantang menyerah Jepang akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-88. Berawal dari situasi tendangan sudut, Koki Ogawa langsung menyambut bola dengan sundulan terarah.
Bola tersebut kemudian mengenai Daichi Kamada dan berbelok masuk ke gawang. Kiper Belanda, Bart Verbruggen, gagal menghentikan bola meski sempat menyentuhnya.
Evaluasi Lini Depan Tim Oranje
Hasil ini sekaligus mengakhiri paceklik gol Belanda dari permainan terbuka. Sebelumnya, mereka mandul dalam tiga laga beruntun sebelum turnamen dimulai.
Pelatih Ronald Koeman sempat frustrasi karena anak asuhnya terlalu mengandalkan bola mati. Faktanya, tiga dari empat upaya mereka di babak pertama lahir dari skema tersebut.
Catatan Bersejarah Virgil van Dijk
Kendati demikian, gol Van Dijk menorehkan tinta emas. Ia menjalani laga ke-66 musim ini bersama klub dan negara tanpa tanda-tanda kelelahan. Bek veteran tersebut kini resmi menjadi pencetak gol tertua kedua untuk Belanda sepanjang sejarah Piala Dunia.
Ketangguhan Jepang di Babak Kedua
Hasil imbang ini menegaskan sebuah statistik menarik bagi tim perwakilan Asia tersebut. Jepang sering kali tampil jauh lebih mengerikan setelah turun minum. Sembilan dari sepuluh gol terakhir mereka di ajang Piala Dunia justru tercipta pada babak kedua.
Ketangguhan mental dan fisik ini menjadi modal utama bagi Jepang. Mereka berpeluang memecahkan rekor buruk dan melangkah lebih jauh dari babak 16 besar untuk pertama kalinya. (MR-02)






