Mataredaksi.com, BOGOR – Moise Kean kembali menjadi pembeda. Penyerang Italia itu mencetak gol ketiganya dalam tiga laga terakhir untuk membawa Associazione Calcio Firenze Fiorentina menang 1-0 atas Pisa Sporting Club pada pekan ke-26 Serie A Italia 2025/2026, Selasa (24/2/2026) dini hari WIB di Stadio Artemio Franchi, Firenze.
Gol tunggal tersebut bukan sekadar memastikan tiga poin dalam Derby della Toscana. Hasil ini juga mengangkat La Viola (Si Ungu) keluar dari zona degradasi, setidaknya untuk sementara.
Rotasi Cermat, Intensitas Terjaga
ACF Fiorentina melakukan sejumlah rotasi setelah kemenangan 3-0 atas Jagiellonia Białystok di play-off UEFA Conference League. Kean kembali memimpin lini depan. Manor Solomon, Nicolò Fagioli, dan Marco Brescianini juga masuk ke susunan awal.
Merayakan – Moise Kean penyerang ACF Fiorentina merayakan dengan rekan setelah mencetak gol selama pertandingan Serie A Italia melawan Pisa SC di Stadio Artemio Franchi, Firenze, Selasa (24/2/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: @footballitalia/X)
Di sisi lain, Pisa SC hanya mengubah dua nama dari tim yang kalah 1-2 melawan AC Milan. Samuel Iling-Junior dan Marius Marin tampil sejak menit pertama. Sejak awal, ACF Fiorentina langsung mengambil inisiatif. Tim tuan rumah tampil lebih agresif dan memaksa Pisa SC bertahan lebih dalam.
Gol Sederhana, Dampak Besar
Tekanan itu berbuah cepat. Pada menit ke-13, Jack Harrison mengirim umpan silang dari kanan. Rosen Bozhinov mencoba menghalau, tetapi bola hanya mengarah ke Cher Ndour. Upaya Ndour memicu kemelut setelah Simone Canestrelli gagal menyapu dengan bersih.
Bola liar jatuh tepat di kaki Kean. Tanpa kawalan berarti, ia menuntaskannya dari jarak kurang dari 10 meter. Skor berubah 1-0 dan stadion bergemuruh.
(Sumber foto: @footballitalia/X)
Fiorentina tidak mengendur. Fagioli dan Domilson Cordeiro dos Santos alias Dodô mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun tembakan mereka belum menemui sasaran. Kean hampir menggandakan keunggulan sebelum jeda, tetapi sundulannya melayang di atas mistar.
Pisa Tumpul, Viola Bertahan Tenang
Selepas turun minum, Fagioli menguji Nícolas David lewat tendangan bebas jarak jauh. Kiper asal Brasil itu masih sigap mengamankan bola. Peluang terbaik tambahan hadir pada menit ke-87. Cher Ndour melepaskan sepakan keras menuju sudut atas gawang.
Pisa Tanpa Ancaman Berarti
Namun, Nícolas David kembali menunjukkan refleks impresif dan menepis bola ke luar lapangan. Sepanjang 90 menit, Il Torri (Menara) – julukan Pisa SC – gagal mencatat satu pun tembakan tepat sasaran. Minimnya kreativitas di sepertiga akhir membuat mereka kesulitan mengancam pertahanan tuan rumah. (MR-03)






