Kabar Buruk! Schlotterbeck Cedera Serius, Lini Belakang Jerman Keropos di Piala Dunia 2026

Der Panzer harus kehilangan bek andalan Borussia Dortmund ini hingga beberapa bulan akibat cedera parah ligamen pergelangan kaki usai laga kontra Pantai Gading.

Cedera Menghantam – Bek Timnas Jerman, Nico Schlotterbeck (duduk), mendapat perawatan medis setelah mengalami cedera pergelangan kaki saat laga Grup E Piala Dunia FIFA 2026 melawan Pantai Gading, di Stadion BMO Field Toronto, Ontario, Kanada, Minggu (21/6/2026) WIB. Cedera ligamen yang dialaminya memaksa pemain Borussia Dortmund itu mengakhiri turnamen lebih cepat dan diperkirakan menepi selama beberapa bulan. (Sumber foto: Michael Miller/ISI Photos/ISI Photos via Getty Images)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Jerman harus membayar mahal kemenangan 2-1 atas Pantai Gading pada laga kedua Grup E Piala Dunia FIFA 2026. Bek andalan Der Panzer, Nico Schlotterbeck dipastikan tidak dapat melanjutkan turnamen setelah mengalami cedera serius pada pergelangan kaki kirinya.

Pemain Borussia Dortmund itu mengalami cedera saat Jerman menghadapi Pantai Gading, di Stadion BMO Field Toronto, Ontario, Kanada, Minggu (21/6/2026) WIB. Schlotterbeck yang tampil sebagai starter terpaksa meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mendapat benturan pada fase awal pertandingan.

Kabar buruk kemudian datang dari Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB). Melalui pemeriksaan lanjutan, Schlotterbeck diketahui mengalami kerusakan ligamen medial pada pergelangan kaki kiri yang membuatnya harus menjalani masa pemulihan selama beberapa bulan.

Cedera tersebut otomatis mengakhiri kiprah pemain berusia 26 tahun itu di Piala Dunia FIFA 2026. Padahal, Schlotterbeck tampil sebagai salah satu pilihan utama pelatih Julian Nagelsmann sepanjang fase awal turnamen.

Nagelsmann Kehilangan Bek Andalan

Julian Nagelsmann mengaku kecewa kehilangan salah satu pemain kuncinya. Menurut dia, Schlotterbeck tidak hanya memberi kontribusi besar di lapangan, tetapi juga memiliki pengaruh positif di dalam skuad.

“Kami akan sangat merindukannya di lapangan. Dia adalah bek luar biasa dan memiliki kemampuan membangun serangan dari lini belakang yang sangat spesial”, ujar Nagelsmann.

Pelatih Jerman itu menilai Schlotterbeck berpotensi memainkan peran penting dalam perjalanan tim di Piala Dunia kali ini. Meski demikian, ia memuji sikap profesional sang pemain yang tetap menunjukkan semangat tinggi meski harus menepi akibat cedera.

Nagelsmann juga mengungkapkan bahwa Schlotterbeck akan tetap berada bersama skuad Jerman selama turnamen berlangsung. Kehadirannya dinilai penting untuk menjaga kekompakan tim dalam menghadapi fase gugur.

Siapa Pengganti Schlotterbeck?

Absennya Schlotterbeck tentu menjadi kehilangan besar bagi Die Mannschaft. Sebelum cedera, ia tampil impresif saat Jerman menghancurkan Curaçao 7-1 pada laga pembuka Grup E. Dalam pertandingan itu, bek Dortmund tersebut bahkan ikut menyumbang gol melalui sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok.

Kemampuan bertahan, distribusi bola yang akurat, serta ketenangannya saat menguasai bola membuat Schlotterbeck menjadi salah satu fondasi penting dalam skema permainan Nagelsmann.

Nagelsmann Harus Maksimalkan Skuad yang Ada

Karena turnamen sudah berjalan, Jerman tidak bisa menambahkan pemain baru ke dalam daftar skuad. Artinya, Nagelsmann harus memaksimalkan 25 pemain yang tersedia hingga akhir kompetisi.

Rüdiger dan Deretan Bek Alternatif Der Panzer

Antonio Rüdiger menjadi kandidat terdepan untuk mengisi kekosongan yang Schlotterbeck tinggalkan. Bek Real Madrid itu masuk menggantikan Schlotterbeck saat menghadapi Pantai Gading. Ia berpeluang membentuk duet utama bersama Jonathan Tah pada fase gugur.

Selain Rüdiger, Jerman masih memiliki Waldemar Anton dan Malick Thiaw sebagai alternatif. Pengamat menilai Thiaw memiliki karakter permainan yang paling mendekati Schlotterbeck karena sama-sama nyaman mengalirkan bola dari lini belakang. Namun, pemain berusia 24 tahun itu masih memiliki pengalaman yang relatif terbatas di level internasional.

Jerman Sudah Amankan Tiket Fase Gugur

Di tengah kabar cedera Schlotterbeck, Jerman tetap memiliki alasan untuk optimistis. Kemenangan atas Pantai Gading memastikan Die Mannschaft masih julukan Timnas Jerman lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup E.

Status tersebut memberi ruang bagi Nagelsmann untuk melakukan rotasi pemain saat menghadapi Ekuador pada laga terakhir grup. Pertandingan tersebut akan berlangsung, di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) pukul 03.00 WIB.

Menanti Lawan di Babak 32 Besar

Setelah menyelesaikan fase grup, Jerman akan melanjutkan perjuangan di babak 32 besar. Jadwal menunjukkan mereka akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik di Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026) pukul 03.30 WIB.

Kini tantangan terbesar Nagelsmann adalah menjaga soliditas lini pertahanan tanpa Schlotterbeck, salah satu pemain yang selama ini menjadi tumpuan Jerman dalam membangun permainan dari belakang. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *