Mataredaksi.com, BOGOR – Impian tim nasional Yordania untuk melangkah jauh pada debut perdana mereka di Piala Dunia 2026 akhirnya kandas. Skuad berjuluk Al-Nashama tersebut harus angkat koper setelah Aljazair melakukan aksi comeback dramatis.
Pertandingan Grup J ini berlangsung, di Stadion San Francisco Bay Area, Santa Clara, California, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026) pagi WIB. Aljazair sukses menyudahi perlawanan ketat Yordania dengan skor tipis 2-1.
Riyad Mahrez tampil menjadi inspirator utama kebangkitan Aljazair dalam laga hidup mati ini. Kemenangan ini sekaligus membuka lebar peluang skuad arahan Vladimir Petković untuk lolos ke babak selanjutnya.
Kejutan Gol Al Rashdan di Babak Pertama
Aljazair mengawali turnamen dengan hasil minor setelah kalah dari Argentina pada laga pertama. Timnas berjuluk Les Fennecs tersebut, bahkan hampir berada di ujung tanduk saat Yordania mencetak gol kejutan pada menit ke-36.
Gelandang Yordania, Nizar Al Rashdan, sukses membawa negaranya unggul lebih dulu lewat sepakan terukur. Gol tersebut merupakan gol internasional kelima bagi gelandang klub Qatar SC sepanjang kariernya.
Yordania sejatinya tampil sangat rapi pada paruh pertama. Skuad debutan asuhan Jamal Sellami ini mencatatkan nilai harapan gol yang cukup tinggi sebesar 0,54 xG selama 45 menit awal laga berjalan.
(Sumber foto: @_gjr7/X)
Tekanan Beruntun Aljazair setelah Jeda
Namun, jalannya pertandingan berubah total setelah memasuki babak kedua. Aljazair yang enggan mengepak koper lebih cepat langsung menaikkan intensitas serangan mereka secara agresif.
Pasukan Aljazair mengurung total lini pertahanan Yordania dan mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 69,3 persen. Mereka melepaskan 13 tembakan berbanding dua milik Yordania pada babak kedua.
Riyad Mahrez yang sempat membuang beberapa peluang emas pada babak pertama akhirnya menunjukkan magisnya. Mantan bintang Leicester dan Manchester City tersebut mengirim umpan silang akurat dari situasi tendangan sudut pada menit ke-69.
Sundulan Benbouali dan Petaka Bola Mati Yordania
Pemain pengganti Nadhir Benbouali menyambut umpan manis Mahrez dengan sebuah sundulan tajam. Kiper Yordania, Yazeed Abulaila, yang berdiri terlalu maju gagal menjangkau bola mati tersebut.
Bola sundulan Benbouali meluncur mulus ke pojok kanan gawang Yordania untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol penyama kedudukan ini membakar semangat juang para pemain Aljazair.
Gol Kemenangan Amine Gouiri Lewat VAR
Petaka kembali mendatangi lini pertahanan Yordania pada menit ke-82. Buruknya koordinasi antisipasi bola mati kembali membuat gawang Yordania jebol untuk kedua kalinya.
Amine Gouiri sukses menyambar bola liar di depan gawang dari jarak dekat. Wasit sempat meninjau teknologi Video Assistant Referee atau VAR untuk potensi offside, namun akhirnya tetap mengesahkan gol kemenangan Aljazair tersebut.
(Sumber foto: @_gjr7/X)
Rekor Comeback Bersejarah Pasukan Aljazair
Yordania mencoba sisa tenaga mereka pada sisa waktu pertandingan. Namun, tambahan waktu tujuh menit tidak cukup bagi mereka untuk menyamakan kedudukan.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Yordania yang tanpa kemenangan dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi. Ehsan Haddad dan kawan-kawan resmi tersingkir sebelum laga pamungkas melawan Argentina.
Pecahnya Rekor Buruk Sepak Bola Aljazair
Di sisi lain, hasil ini menorehkan tinta emas tersendiri bagi Aljazair. Dalam 10 laga Piala Dunia sebelumnya saat kebobolan lebih dulu, Aljazair tidak pernah bisa membalikkan keadaan untuk menang.
Rekor buruk tersebut kini resmi berakhir. Gol dari Amine Gouiri pada menit ke-81 lebih 40 detik menjadi gol kemenangan paling larut Aljazair dalam waktu normal di panggung Piala Dunia 2026.
Catatan Abadi Riyad Mahrez Bersama Timnas
Laga ini juga menasbihkan nama Riyad Mahrez ke dalam buku sejarah sepak bola Aljazair. Pada usia 35 tahun 121 hari, ia resmi menjadi pemain tertua yang tampil sebagai starter bagi Aljazair di Piala Dunia FIFA edisi ke-23.
Ini merupakan penampilan kedua Mahrez sebagai starter sejak laga melawan Belgia pada Piala Dunia 2014 silam. Mahrez memimpin statistik pertandingan dengan menciptakan tiga peluang emas serta mengirimkan tujuh umpan silang.
Langkah Aljazair Menuju Laga Penentu Grup
Aljazair kini menatap laga penentu grup dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi. Sementara Yordania harus puas memetik pelajaran berharga dari panggung debut mereka. (MR-01)






