Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih kepala Carlos Cuesta mengekspresikan kemarahan, setelah Parma Calcio 1913 kalah 2-3 dari AS Roma pada pekan ke-36 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion Ennio Tardini, Minggu (10/5/2026) malam WIB. Pertandingan berakhir dramatis setelah penalti Donyell Malen di menit ke-101 memastikan kemenangan AS Roma.
Cuesta menilai ada sejumlah insiden yang menurutnya memengaruhi jalannya pertandingan dan membuat Parma dirugikan dalam momen krusial.
Cuesta Soroti Insiden dan Dinamika Laga
Dalam wawancara pascalaga bersama DAZN, Cuesta menegaskan rasa frustrasinya terhadap beberapa keputusan dan situasi di lapangan.
“Di Parma kami mencoba bermain dengan hormat. Tapi ada momen-momen yang mengubah dinamika pertandingan. Dari 2-1 menjadi 2-3, ada banyak hal yang tidak berjalan sesuai harapan”, ujarnya.
Ia juga menyinggung adanya peristiwa yang menurutnya memengaruhi jalannya laga secara keseluruhan. “Bukan hanya soal penalti, tetapi seluruh dinamika pertandingan yang membuat kami merasa kurang dihormati”, tambahnya.
Cuesta sempat membandingkan dengan laga sebelumnya melawan Napoli, di mana ia menilai situasi berjalan lebih adil meski tetap penuh tekanan.
Tetap Bangga dengan Mentalitas Parma
Meski kecewa, Cuesta tetap memberi apresiasi kepada para pemainnya yang dinilai menunjukkan karakter kuat sepanjang pertandingan. “Ada kepahitan dari hasil, tetapi juga banyak hal positif yang bisa kami ambil”, katanya.
Ia menegaskan bahwa Parma tetap mampu bersaing dan memberikan perlawanan ketat kepada tim besar seperti AS Roma. “Tidak mudah mengubah jalannya pertandingan seperti ini, tetapi para pemain menunjukkan mentalitas yang baik”, lanjutnya.
Evaluasi Taktik dan Kondisi Skuad
Cuesta juga menjelaskan alasan pergantian pemain, termasuk keputusan menarik Strefezza untuk digantikan Pellegrino demi menambah kekuatan fisik di lini serang.
“Strefezza tidak dalam kondisi penuh, jadi kami memilih opsi yang lebih segar dengan Pellegrino”, jelasnya. Ia menambahkan bahwa semua pemain yang masuk sudah memberikan kontribusi maksimal sesuai kondisi pertandingan.
Fokus ke Laga Berikutnya Kontra Como
Parma kini mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Como 1907. Cuesta langsung mempersiapkan evaluasi kondisi skuad jelang pertandingan tersebut. Ia memantau kondisi beberapa pemain yang masih mengalami masalah kebugaran dan belum dalam kondisi 100 persen.
Selain itu, Cuesta juga mengonfirmasi bahwa Britschgi harus absen karena sanksi larangan bermain. “Kami akan menilai kondisi pemain hari demi hari”, ujar Cuesta. (MR-02)






