Mataredaksi.com, JAKARTA – Forum bisnis Indonesia–Tiongkok bertajuk The Indonesia-China Business Bridge: Your Gateway to Investing in Indonesia digelar di Jakarta, Rabu (21/1/2026). Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan institusi pendukung investasi dari kedua negara.
Kegiatan ini membahas peluang investasi lintas negara. Peserta juga mendiskusikan mekanisme masuk pasar Indonesia bagi investor Tiongkok.
Jembatan Bisnis untuk Investor Asing
Forum ini menjadi ruang dialog antara pelaku usaha internasional dan pemangku kebijakan. Penyelenggara menyiapkan forum sebagai pintu awal kerja sama bisnis yang lebih konkret. Selain itu, forum mendorong pemahaman awal tentang iklim usaha dan potensi sektor strategis di Indonesia.
Kolaborasi Lintas Lembaga
Forum ini terselenggara melalui kerja sama vOffice, Tianjin Economic-Technological Development Area (TEDA), dan Ikatan Alumni Beijing Foreign Studies University (BFSU).
Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat komunikasi bisnis. Selain itu, kerja sama ini mempermudah akses informasi bagi investor Tiongkok.
Tokoh Nasional dan Internasional Hadir
Sejumlah tokoh menghadiri forum ini. Mereka berasal dari unsur pemerintah, lembaga investasi, dan sektor perbankan.
Beberapa di antaranya ialah Sandiaga Salahuddin Uno, Emily Zhou, Krisantus Kurniawan, dan Edy Junaedi Harahap. Perwakilan Bank of China Jakarta Branch juga turut hadir.
Daerah Tawarkan Peluang Investasi
Dalam forum tersebut, Sandiaga Uno menilai kolaborasi lintas negara penting bagi penguatan ekosistem bisnis. Ia mendorong dialog berkelanjutan antara pelaku usaha.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyampaikan kesiapan daerahnya menerima investasi asing. Ia menilai Kalimantan Barat memiliki potensi wilayah dan sumber daya yang besar.
Mitra Global Sambut Positif
Emily Zhou menilai Indonesia memiliki ekosistem bisnis yang menarik bagi investor global. Ia berharap kerja sama antarlembaga dapat mempermudah proses investasi.
Perwakilan Bank of China Jakarta Branch juga menyatakan dukungan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor akan memperlancar arus investasi kedua negara.
Dorong Kerja Sama Berkelanjutan
Forum ini diharapkan menjadi kanal dialog ekonomi Indonesia–Tiongkok. Penyelenggara menargetkan forum ini mendorong realisasi investasi jangka panjang. Melalui komunikasi yang intensif, kerja sama ekonomi kedua negara diharapkan semakin kuat. (MR-01)






