Mataedaksi.com, BOGOR – Pelatih kepala Verein für Leibesübungen (VfL) Wolfsburg, Dieter Hecking, mengaku sangat kecewa setelah timnya resmi terdegradasi dari Bundesliga untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Wolfsburg harus turun ke 2. Fußball-Bundesliga setelah kalah 1-2 dari Sport-Club Paderborn 07 pada leg kedua play-off promosi/degradasi yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu, Selasa (26/5/2026) dini hari WIB, di Stadion Home Deluxe Arena.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Wolfsburg selama 29 tahun di kasta tertinggi sepak bola Jerman. Sebelumnya, Die Wölfe tidak pernah terdegradasi sejak promosi ke Bundesliga pada musim 1997/1998.
Kartu Merah Ubah Jalannya Laga
Wolfsburg sebenarnya memulai pertandingan dengan baik setelah unggul cepat pada menit ketiga. Namun situasi berubah drastis ketika Joakim Mæhle Pedersen menerima kartu merah pada awal laga akibat dua pelanggaran yang berujung kartu kuning.
Bermain dengan 10 pemain membuat Wolfsburg terus mendapat tekanan. Filip Bilbija kemudian mencetak gol penyama kedudukan untuk Paderborn sebelum jeda. Tuan rumah akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Laurin Curda pada menit ke-100.
Hecking Kecewa Berat
Usai pertandingan, Hecking mengaku terpukul dengan hasil tersebut. Ia menilai para pemain sudah berjuang maksimal demi mempertahankan Wolfsburg di Bundesliga. “Rasanya sakit ketika terdegradasi”, ujar Hecking kepada Sat.1 dilansir Mataredaksi.
“Saya sangat kecewa karena kami menjalani periode yang sangat intens dalam sembilan hingga 10 minggu terakhir”. “Kami mencoba segalanya dan para pemain telah memberikan kemampuan terbaik mereka untuk menghindari degradasi”, lanjutnya.
Soroti Insiden Kartu Merah
Hecking juga menyoroti insiden kartu merah Mæhle yang dianggapnya kontroversial. Menurut dia, bek asal Denmark tersebut lebih dulu mendapat beberapa pelanggaran sebelum akhirnya menerima kartu kuning kedua.
“Saya memiliki pandangan berbeda mengenai insiden itu. Maehle ditekel tiga kali, lalu tiga pemain mendatanginya. Jika itu bukan pelanggaran terhadap Bilbija, maka kita bisa menyerah saja”, kata Hecking.
Meski kecewa, pelatih berusia 61 tahun itu meminta timnya untuk menenangkan diri sebelum mengambil langkah berikutnya menghadapi musim baru di divisi kedua Jerman. (MR-01)






