Rapid Wina Selamatkan Musim Buruk dengan Tiket Eropa, Evaluasi Besar Menanti

Bundesliga Austria 2025/2026

Sapa supporter - Pemain dan staf SK Rapid Wina berdiri menghadap tribun suporter usai memastikan kemenangan atas SV Ried pada leg kedua play-off kualifikasi UEFA Conference League 2026/2027, di Allianz Stadion, Senin (25/5/2026) malam WIB. Die Grün-Weißen menutup musim yang penuh tekanan dengan tiket kompetisi Eropa, meski evaluasi besar tetap menanti klub asal Hütteldorf tersebut. (Sumber foto: @svried1912/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Musim yang penuh gejolak akhirnya ditutup Sportklub Rapid Wina dengan sedikit kelegaan. Klub asal Hütteldorf itu memastikan tiket ke kompetisi Eropa usai menang 3-0 atas SV Ried pada leg kedua final play-off kualifikasi UEFA Conference League 2026/2027, di Allianz Stadion, Senin (25/5/2026) malam waktu setempat.

Kemenangan tersebut menjadi penyelamat bagi Rapid Wina setelah melalui musim yang jauh dari harapan. Matthias Seidl dan kawan-kawan akhirnya mengamankan target minimum klub, yakni tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Rapid akan memulai perjalanan mereka di babak kedua kualifikasi UEFA Conference League pada 23 Juli mendatang, hanya beberapa hari setelah final Piala Dunia 2026. Namun keberhasilan itu belum mampu menutupi berbagai persoalan yang muncul sepanjang musim.

Inkonsistensi Jadi Sorotan

Pelatih Johannes Hoff Thorup menilai inkonsistensi menjadi masalah utama timnya. Menurut dia, Rapid berkali-kali gagal memanfaatkan momentum ketika peluang bersaing di papan atas mulai terbuka.

“Beberapa minggu lalu kami memiliki kesempatan berada di puncak klasemen, dan musim lalu kami juga berpeluang finis di posisi ketiga”, ujar Hoff Thorup.

“Kami gagal memanfaatkan kesempatan itu. Jika kami bisa meningkatkan performa, mudah-mudahan musim depan kami mendapat peluang yang sama dan tampil lebih baik”, lanjut pelatih asal Denmark tersebut.

Ia bahkan menyebut performa Rapid musim ini “sedikit di atas batas layak”. Meski demikian, Hoff Thorup tetap percaya klub memiliki fondasi besar untuk berkembang. “Klub ini punya potensi besar, tetapi kami harus mampu membukanya”, katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, tim berjuluk Die Grün-Weißen (Hijau-Putih) disebut harus membangun identitas permainan yang lebih jelas sekaligus bergerak cermat di bursa transfer musim panas.

Rapid Siapkan Evaluasi dan Perubahan Skuad

Direktur olahraga Markus Katzer memastikan tidak akan ada revolusi besar dalam skuad. Namun sejumlah perubahan tetap diperkirakan terjadi.

Beberapa pemain seperti Nikolaus Wurmbrand, Bendegúz Bolla, dan Serge-Philippe Raux-Yao disebut berpotensi dilepas. Di sisi lain, striker Denmark berusia 31 tahun, Tonni Adamsen, dilaporkan semakin dekat bergabung dengan Rapid.

Klub juga diperkirakan memulangkan Nicolas Bajlicz setelah masa peminjamannya bersama Ried berakhir.

Katzer menambahkan bahwa Rapid akan memberi ruang lebih besar bagi pemain akademi untuk masuk ke tim utama. Ia menilai musim ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh elemen klub. “Musim ini sangat tidak konsisten, sulit, dan benar-benar menguras energi”, ujar Katzer.

Mantan pemain tim nasional Austria itu juga menjanjikan evaluasi menyeluruh setelah kritik tajam dari suporter terus muncul sepanjang musim. “Kami harus melakukan refleksi yang objektif, jujur, dan profesional”, katanya.

Pemain Rapid dan Ried Sama-Sama Kecewa

Kritik juga diarahkan kepada para pemain. Gelandang senior Louis Schaub mengakui performa Rapid memang belum memenuhi ekspektasi. “Jika dinilai seperti nilai sekolah, musim ini paling bagus hanya memuaskan, bahkan mungkin kurang”, ujar Schaub.

Ia menegaskan para pemain memahami kekecewaan pendukung karena Rapid datang ke musim ini dengan target lebih tinggi, termasuk bersaing dalam perebutan gelar liga Austria.

Sementara itu, pelatih Ried, Maximilian Senft, tetap bangga dengan perjuangan timnya meski gagal lolos ke Eropa. Ia menilai Ried menunjukkan perkembangan besar pada paruh kedua musim sebelum akhirnya kalah dalam perebutan tiket UEFA Conference League.

Ried sebelumnya sempat menjaga harapan promosi ke kompetisi Eropa setelah unggul 2-1 pada leg pertama. Namun mereka gagal mempertahankan keunggulan saat bermain di kandang Rapid Wina. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *