Juventus 2-0 Genoa: Bianconeri Dekati Empat Besar, Di Gregorio Kembali Jadi Pahlawan

Tepis Penalti – Kiper Juventus, Michele Di Gregorio, menepis penalti bek kiri Genoa, Aarón Martín, pada pertandingan pekan ke-31 Serie A Italia 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (6/4/2026) malam WIB. Keberhasilan ini memastikan kemenangan 2-0 bagi Bianconeri dan menjaga peluang finis di empat besar tetap hidup. (Sumber foto: @juventusfcen/X)

Dekati Empat Besar

Mataredaksi.com, BOGOR – Juventus memperkecil jarak dengan Como 1907 di posisi keempat Serie A Italia 2025/2026 menjadi satu poin, usai menang 2-0 atas Genoa pada pekan ke-31, di Allianz Stadium, Senin (6/4/2026) malam WIB. Gleison Bremer dan Weston McKennie mencetak gol, sementara pengganti Michele Di Gregorio tampil heroik dengan menepis penalti.

Bianconeri datang dengan tekanan setelah bermain imbang 1-1 melawan Sassuolo, yang sempat menahan mereka di posisi kelima. Hasil imbang Como memberi Juventus peluang menutup celah ke posisi keempat. Meskipun skuad lengkap, Dušan Vlahović dan Arkadiusz Milik hanya duduk di bangku cadangan.

Genoa Tanpa Beberapa Pilar

Genoa absen Brooke Norton-Cuffy, Maxwel Cornet, dan Benjamin Siegrist. Tim ini datang setelah tiga kemenangan dalam empat laga terakhir, tapi kalah 0-1 dari Udinese. Laga ini juga menjadi reuni touchline Luciano Spalletti dengan mantan pemain AS Roma, Daniele De Rossi.

Gol Cepat Bremer

Juventus membuka skor empat menit setelah kick-off. Sundulan pertama Gleison Bremer dibelokkan, kemudian Khéphren Thuram dan Lloyd Kelly mengembalikannya ke kotak. Sundulan kedua Bremer mengenai salah kaki Justin Bijlow dan defleksi Johan Vásquez mengubah arah bola ke gawang.

Dominasi Juventus dan Gol McKennie

Weston McKennie menambah gol kedua setelah kombinasi apik. Ia mengawali serangan dari lingkaran tengah, mengirim Francisco Conceição ke sisi kanan, yang kemudian menyapu umpan kembali dari 12 meter untuk gol. Sayangnya, McKennie menerima kartu kuning karena tekel geser terhadap Vásquez, sehingga akan absen menghadapi Atalanta.

Peluang Terbuang dan Aksi Akrobatik

Kenan Yıldız beberapa kali melewatkan peluang, termasuk upaya akrobatik dari umpan Conceição. Conceição juga hampir mencetak gol bunuh diri melalui drive miring yang nyaris masuk ke gawang Genoa. Jonathan David dan Tommaso Baldanzi juga mencoba menembus pertahanan, tetapi tembakan mereka diblok Di Gregorio dengan sigap.

Heroik Michele Di Gregorio

Di Gregorio masuk menggantikan Mattia Perin pada babak kedua setelah Perin mengalami masalah betis. Genoa mendapatkan penalti melalui Aarón Martín, tetapi Di Gregorio menepisnya dengan gemilang.

Ia juga menahan tendangan voli lanjutan dengan sigap, menunjukkan ketenangan luar biasa. Kini, Genoa gagal mengonversi empat dari delapan penalti mereka musim ini, mempertegas dominasi Juventus.

Cedera Vlahović dan Aksi Milik

Dušan Vlahović mengalami cedera betis saat pemanasan, sehingga Arkadiusz Milik masuk sebagai pengganti. Milik hampir mencetak gol dengan lob berani dari lingkaran tengah, tetapi kiper Bijlow berhasil memotong bola. Juventus tetap menekan hingga peluit akhir, menjaga asa mereka untuk finis empat besar tetap hidup.

Tekanan Sprint Terakhir

Kemenangan ini sangat penting bagi Juventus dalam persaingan posisi empat besar. Delapan pertandingan terakhir Serie A akan menjadi penentu akhir musim. Penampilan solid tim, didukung penyelamatan heroik Di Gregorio, memberi optimisme bagi Bianconeri untuk menghadapi sisa musim dengan keyakinan tinggi. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *