Ligue 1: Monaco Tumbangkan Marseille, Persaingan Zona Liga Champions Kian Memanas

Selebrasi kemenangan – Striker AS Monaco FC, Folarin Balogun melakukan selebrasi setelah mencetak gol indah ke gawang Olympique de Marseille pada pertandingan pekan ke-28 McDonald's Prancis 2025/2026, di Stade Louis-II, Senin (6/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan 2-1 ini menjaga asa Les Rouge et Blanc dalam perebutan tiket Liga Champions UEFA musim depan. (Sumber foto: @AS_Monaco_EN/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – AS Monaco FC menghidupkan kembali persaingan perebutan tiket Liga Champions UEFA setelah mengalahkan Olympique de Marseille dengan skor 2-1 pada pekan ke-28 Ligue 1 McDonald’s Prancis 2025/2026. Duel berlangsung di Stade Louis-II di Fontvieille, Senin (6/4/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini membuat tim berjuluk Les Rouge et Blanc (Si Merah dan Putih) itu terus menekan papan atas klasemen. Tim racikan Sébastien Pocognoli kini hanya terpaut satu poin dari LOSC Lille yang menempati posisi ketiga.

Laga Ketat Berubah di Babak Kedua

Pertandingan berjalan hati-hati sepanjang babak pertama. Kedua tim bermain disiplin dan tidak ingin melakukan kesalahan fatal.

Marseille menerapkan formasi bertahan rapat. Pola tersebut membuat Monaco kesulitan menembus lini belakang lawan.

Meski begitu, Marseille justru lebih berbahaya saat menyerang. Hamed Junior Traoré memaksa Lukas Hradecky melakukan penyelamatan penting pada menit ke-11.

Peluang kembali hadir pada menit ke-26, namun penyelesaian akhir belum maksimal. Timothy Weah juga mencoba peruntungannya, tetapi bola melambung di atas mistar.

Tekanan terus berlanjut. Pierre-Emerick Aubameyang dan Igor Paixão sama-sama gagal memaksimalkan peluang emas.

Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain dengan tempo sedang dan cenderung berhati-hati. AS Monaco mencoba menguasai bola, tetapi kesulitan menembus blok pertahanan rapat Olympique de Marseille.

Marseille memanfaatkan transisi cepat untuk menciptakan ancaman. Pergerakan lini depan mereka beberapa kali merepotkan barisan belakang Monaco, terutama melalui kombinasi permainan sayap dan umpan-umpan vertikal.

Di sisi lain, Monaco tetap sabar dalam membangun serangan. Maghnes Akliouche sempat mengancam lewat tendangan voli keras, tetapi bola masih bisa diamankan kiper lawan.

Peluang lain hadir melalui skema bola panjang yang mencoba mengeksploitasi ruang di belakang lini pertahanan Marseille. Namun koordinasi lini depan Monaco belum sepenuhnya efektif pada fase ini.

Gol Golovin Ubah Arah Laga

Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. AS Monaco mulai berani menaikkan garis permainan dan menekan lebih tinggi.

Perubahan pendekatan ini membuahkan hasil. Tekanan agresif membuat Olympique de Marseille kehilangan ritme sekaligus membuka celah di lini belakang.

Monaco lalu mengambil alih kendali pertandingan dan memecah kebuntuan pada menit ke-60. Aleksandr Golovin mencetak gol setelah menerima umpan silang akurat dari Jordan Teze.

Gol itu mengubah ritme laga. Marseille terpaksa keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan.

Situasi tersebut dimanfaatkan Monaco melalui serangan balik cepat. Folarin Balogun menggandakan keunggulan pada menit ke-74 lewat tendangan lob dari jarak jauh.

Marseille Bangkit Terlambat

Marseille mencoba bangkit di sisa waktu pertandingan. Amine Gouiri memperkecil ketertinggalan lewat aksi individu pada menit ke-85.

Gol tersebut sempat membuka harapan bagi tim tamu. Namun waktu yang tersisa tidak cukup untuk mengejar ketertinggalan. Monaco tetap menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.

Hradecky Jadi Penentu

Performa Lukas Hradecky menjadi kunci kemenangan Monaco. Ia tampil konsisten dan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya.

Kiper asal Finlandia itu menunjukkan posisi yang tepat serta refleks cepat saat menghadapi tekanan. Ia juga unggul dalam duel satu lawan satu. Meski kebobolan satu gol, kontribusinya tetap besar dalam menjaga keunggulan tim.

Kualitas Individu Jadi Pembeda

Monaco memaksimalkan momen penting melalui kualitas individu pemain. Gol Golovin menunjukkan ketenangan dan teknik tinggi dalam penyelesaian akhir.

Gol kedua dari Balogun menjadi sorotan. Ia mengeksekusi peluang melalui lob dari jarak sekitar 20 meter. Performa Balogun terus meningkat. Ia kini mencetak enam gol dalam enam pertandingan terakhir Ligue 1.

Persaingan Kian Memanas

Kemenangan ini mempertegas posisi Monaco dalam persaingan papan atas. Mereka kini menyamai poin Marseille dan terus membayangi LOSC Lille.

Konsistensi menjadi modal utama tim dalam fase akhir musim. Monaco menjaga keseimbangan antara lini belakang dan serangan.

Persaingan menuju tiket Liga Champions akan semakin ketat dalam beberapa pekan ke depan. Kemenangan ini juga meningkatkan kepercayaan diri tim menghadapi jadwal padat hingga akhir musim.(MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *