Mataredaksi.com, BOGOR – Timnas Brasil akhirnya mendapat kabar baik menjelang laga terakhir fase Grup C Piala Dunia FIFA 2026. Pelatih Carlo Ancelotti memastikan Neymar Júnior berpeluang menjalani penampilan pertamanya di turnamen ini saat Seleção menghadapi Skotlandia.
Sebelumnya, kondisi kebugaran Neymar menjadi salah satu perhatian utama tim Brasil. Penyerang berusia 34 tahun itu sempat diragukan masuk skuad Piala Dunia akibat riwayat cedera yang terus mengganggu dalam beberapa musim terakhir.
Meski berhasil masuk daftar pemain yang dibawa ke Amerika Serikat, Neymar kembali mengalami masalah pada otot betis. Cedera tersebut membuat mantan bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain itu absen dalam dua pertandingan awal Brasil di Grup C. Namun kini, peluang Neymar untuk kembali merumput semakin terbuka.
Neymar Segera Gabung Latihan Penuh
Ancelotti mengungkapkan bahwa proses pemulihan Neymar berjalan sesuai rencana. Sang pemain dijadwalkan kembali berlatih bersama skuad utama sebelum pertandingan melawan Skotlandia yang akan berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) pukul 05.00 WIB.
“Neymar akan berlatih secara individu besok dan pada hari Senin dia akan kembali berlatih bersama tim. Dia akan tersedia untuk pertandingan melawan Skotlandia”, ujar Ancelotti, setelah Brasil menang 3-0 atas Haiti.
Penjelasan – Pelatih Carlo Ancelotti memberi penjelasan saat konferensi pers usai pertandingan Brasil melawan Haiti, Sabtu (20/6/2026) WIB. (Sumber foto: @futebol_info/X)
Kehadiran Neymar tentu menjadi tambahan kekuatan penting bagi Brasil yang masih memburu posisi juara Grup C. Saat ini Seleção memimpin klasemen, tetapi keunggulan mereka hanya ditentukan oleh selisih gol. Situasi tersebut membuat hasil laga terakhir tetap krusial bagi tim asuhan Ancelotti.
Ancelotti Hati-Hati, Neymar Sulit Langsung Jadi Starter
Meski tim medis sudah memberikan lampu hijau, peluang Neymar untuk langsung masuk susunan pemain utama tampaknya masih cukup kecil. Absen selama beberapa pekan membuat tim pelatih kemungkinan besar akan sangat berhati-hati dalam mengatur menit bermain bintang Seleção tersebut.
Carlo Ancelotti tidak ingin mengambil risiko besar dengan memaksakan Neymar tampil penuh setelah melewati masa pemulihan yang panjang. Karena itu, skenario paling realistis adalah menempatkan Neymar di bangku cadangan terlebih dahulu. Ancelotti baru akan menurunkannya pada babak kedua jika situasi pertandingan memang membutuhkan tenaganya.
Peran sebagai pemain pengganti ini justru menguntungkan Neymar. Hal tersebut memberinya kesempatan emas untuk mengembalikan ritme permainan terbaiknya tanpa perlu menghadapi tekanan yang berlebihan.
Persaingan Sengit dan Banyak Opsi di Lini Serang
Kondisi lini depan Brasil saat ini juga membuat persaingan merebut posisi utama semakin ketat. Meski Neymar tetap menyandang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Brasil, Ancelotti memiliki sejumlah pilihan lain yang sedang berada dalam performa puncak.
Pemulihan – Neymar Júnior perlahan meningkatkan keterlibatannya dalam sesi latihan dan pemulihan. (Sumber foto: Harry Langer/DeFodi Images/Getty Images)
Cedera yang menimpa Raphinha saat menghadapi Haiti memang membuka ruang kosong di sektor sayap. Namun, beberapa nama mentereng seperti Rayan Vitor, Luiz Henrique, dan Gabriel Martinelli masih berpeluang mendapat prioritas utama dari sang pelatih.
Selain itu, Neymar dalam beberapa bulan terakhir juga lebih sering beroperasi di area tengah. Ia tampil apik, baik saat mengemban tugas sebagai penyerang tengah maupun gelandang serang. Fleksibilitas taktik tersebut memberi banyak alternatif bagi Ancelotti untuk memaksimalkan kemampuan sang megabintang.
Modal Berharga Menuju Target Juara Dunia
Jika mendapat kesempatan tampil melawan Skotlandia, Neymar kemungkinan hanya akan mencicipi atmosfer pertandingan selama beberapa menit dari bangku cadangan.
Namun, kehadiran mantan pemain Barcelona itu tetap menjadi modal berharga bagi Brasil menjelang fase gugur. Saat tensi pertandingan semakin tinggi, pengalaman matang serta kreativitas genius Neymar berpotensi menjadi pembeda utama dalam misi perburuan gelar juara dunia keenam bagi skuad Seleção. (MR-01)







