Mataredaksi.com, BOGOR – Manajer Raffaele Palladino puas melihat Atalanta menang 3-0 atas Lecce dan kembali dalam perlombaan finis empat besar pada pekan ke-31 Serie A Italia 2025/2026, Senin (6/4/2026) malam WIB. “Ini adalah yang pertama dari delapan final. Kami akan terus mendaki gunung itu”, ujarnya.
Kemenangan ini menempatkan La Dea kembali ke jalur Liga Champions UEFA. Dalam delapan putaran terakhir, mereka memulai sprint terakhir dengan kemenangan di Stadio Ettore Giardiniero – Via del Mare. Giorgio Scalvini membuka skor di babak pertama, disusul Nikola Krstović dan Giacomo Raspadori. Kiper Marco Carnesecchi jarang mendapat ancaman berarti sepanjang laga.
Tantangan Setelah Istirahat Internasional
“Pertandingan pertama setelah jeda internasional selalu penuh bahaya tersembunyi. Tidak mudah mengembalikan ritme semua pemain”, kata Palladino kepada DAZN Italia.
“Selain itu, kedua tim berjuang dengan perubahan suhu yang memengaruhi kualitas passing. Kami menyesuaikan strategi seiring jalannya pertandingan dan berhasil menyerang ruang dengan efektif. Saya puas dengan performa tim, terutama clean sheet yang memberi kepercayaan diri pertahanan”.
Kedewasaan dan Strategi Tim
“Lecce bermain agresif karena ini pertandingan menentukan bagi mereka. Saya senang melihat tim saya menghadapi tekanan awal dengan kedewasaan”, lanjut Palladino.
“Kami membiarkan mereka bergerak di sisi melalui Banda dan Pierotti, tapi menutup jalur utama dengan kualitas, teknik, dan dinamisme. Ini membantu kami mengontrol ritme dan mengurangi risiko dari bola mati atau serangan balik cepat”.
Fokus Pada Pendakian Menuju Empat Besar
Atalanta kini berada lima poin dari posisi keempat, setelah Como 1907 ditahan imbang 0-0 oleh Udinese. Palladino menekankan pentingnya tetap fokus dan menjaga konsistensi.
“Saya minta pemain untuk menyelesaikan perjalanan ini dengan memberikan segalanya. Kami harus terus konsisten agar melihat di mana posisi akhir kita nanti”.
Tantangan Ganda: Liga dan Coppa Italia
Meski tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions oleh Bayern München, Atalanta masih berada di semifinal Coppa Italia, setelah bermain imbang 2-2 dengan Lazio di leg pertama. Palladino meminta tim meningkatkan standar untuk menghadapi duel head-to-head mendatang dan semifinal Coppa Italia.
“DNA kami adalah menyerang dan bertahan bersama. Pemain tahu saya menghargai kontribusi mereka. Dibutuhkan altruisme di sepertiga akhir untuk menemukan posisi terbaik mencetak gol. Hari ini beberapa pemain menunjukkan itu, dan kemenangan bisa lebih lebar”, jelasnya.
Dampak Hasil Liga Lain dan Motivasi Tambahan
Selain kemenangan atas Lecce, hasil imbang Como dan kekalahan AS Roma 2-5 dari Inter membuat Atalanta berada di posisi keenam, tepat di belakang mantan bos mereka Gian Piero Gasperini.
Palladino menyadari tekanan tetap tinggi: “Kami melihat hasil tim lain, tapi fokus utama tetap pada jalan kami sendiri. Saya ingin semua pemain benar-benar terlibat, memberi segalanya, dan menunjukkan kualitas mereka di lapangan. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan kemampuan kami sampai akhir musim”.
Semangat dan Aspirasi Tim
“Setiap pertandingan kini seperti final. Semangat para pemain terlihat jelas di lapangan. Kami tahu apa yang dipertaruhkan dan setiap kemenangan memberi energi baru”, tambah Palladino.
“Jika kami tetap disiplin, bekerja sama, dan menjaga fokus, La Dea bisa mencapai target empat besar dan kembali ke Liga Champions”. (MR-03)






