Pedro Rodríguez Haru Tinggalkan Lazio: Gol Perpisahan dan Standing Ovation di Olimpico

Penghargaan Perpisahan – Penyerang sayap SS Lazio, Pedro Rodríguez, menerima penghargaan jelang pertandingan pekan ke-38 Serie A 2025/2026 melawan Pisa SC di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Minggu (24/5/2026) dini hari WIB. Winger asal Spanyol itu mengaku kesulitan menahan emosinya setelah mencetak gol kemenangan dalam laga terakhirnya bersama Le Aquile. (Sumber foto: Marco Rosi-SS Lazio/Getty Images)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pedro Rodríguez mengaku kesulitan menahan emosinya setelah mencetak gol kemenangan dalam laga terakhirnya bersama Società Sportiva Lazio saat mengalahkan Pisa Sporting Club dengan skor 2-1, di Stadio Olimpico, Roma, Minggu (24/5/2026) dini hari WIB.

Winger veteran asal Spanyol itu dipastikan meninggalkan Lazio setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni mendatang. Dalam laga perpisahan tersebut, Pedro tampil sebagai kapten sekaligus menjadi penentu kemenangan lewat gol kaki kiri melengkung ke sudut bawah gawang Pisa.

Gol Pedro memastikan comeback Lazio setelah sebelumnya tertinggal akibat sundulan Stefano Moreo. Le Aquile lebih dulu menyamakan kedudukan lewat gol Fisayo Dele-Bashiru sebelum Pedro menjadi pahlawan kemenangan.

Usai pertandingan, Pedro mendapat standing ovation dari para pendukung yang hadir di Olimpico. “Semua penghargaan dari semua orang luar biasa. Saya hanya bisa berterima kasih kepada mereka. Sangat sulit bagi saya menahan emosi saat ini”, ujar Pedro kepada Sky Sport Italia.

“Kami ingin mengakhiri musim dengan kemenangan dan saya pergi dengan kenangan yang indah”, lanjut mantan pemain FC Barcelona dan Chelsea FC tersebut.

Hubungan Khusus dengan Sarri

Momen emosional juga terlihat ketika Pedro memeluk pelatih Maurizio Sarri di tepi lapangan. Keduanya memang memiliki hubungan dekat sejak bekerja bersama di Chelsea sebelum kembali dipertemukan di Lazio.

“Kami sudah saling mengenal sejak lama, pertama di Chelsea lalu di Lazio. Saya belajar banyak dari Sarri dan merupakan kehormatan bisa bermain untuknya”, kata Pedro.

Masa depan pemilik nama lengkap Pedro Eliezer Rodríguez Ledesma sendiri masih belum pasti. Meski akan berusia 39 tahun pada Juli nanti, ia belum memastikan pensiun dari sepak bola profesional.

“Saya belum tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Sekarang saya ingin beristirahat lebih dulu, menikmati momen ini, dan menghabiskan waktu bersama keluarga”, ujarnya.

Musim ini Pedro masih tampil produktif dengan mencetak lima gol dan dua assist dari 29 pertandingan Serie A. Penampilan apiknya pada laga perpisahan juga membuatnya terpilih sebagai Player of the Match.

Sayangnya, laga terakhir Pedro di Olimpico tidak dihadiri stadion penuh setelah ultras Lazio tetap melanjutkan boikot pertandingan kandang. Meski demikian, sejumlah suporter tetap membentangkan spanduk penghormatan khusus untuk Pedro dan Maurizio Sarri.

Sebagian pendukung bahkan datang hanya untuk memberikan salam perpisahan kepada Pedro Rodríguez, yang dianggap sebagai salah satu figur penting Lazio dalam beberapa musim terakhir. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *