Pedro Rodríguez Tutup Karier di Lazio dengan Gol Kemenangan 2-1 atas Pisa

Merayakan Gol – Penyerang sayap SS Lazio, Pedro Rodríguez, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan pekan ke-38 Serie A 2025/2026 melawan Pisa SC di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Minggu (24/5/2026) dini hari WIB. Pedro menutup kariernya bersama Le Aquile dengan gol kemenangan dalam laga emosional tersebut. (Sumber foto: @OfficialSLazio/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Società Sportiva Lazio menutup musim Serie A Italia 2025/2026 dengan kemenangan 2-1 atas Pisa Sporting Club pada pekan ke-38, di Stadio Olimpico, Roma, Minggu (24/5/2026) dini hari WIB.

Laga tersebut menjadi momen emosional bagi Pedro Rodríguez yang menjalani pertandingan terakhirnya bersama Le Aquile. Winger veteran asal Spanyol itu memastikan kemenangan Lazio lewat gol indah pada babak kedua.

Meski menang, suasana di kubu Lazio tetap terasa pahit. Tim asuhan Maurizio Sarri baru saja gagal di final Coppa Italia melawan Inter Milan dan mengalami hasil buruk dalam Derby della Capitale.

Situasi internal klub juga memanas setelah Presiden Lazio, Claudio Lotito, melontarkan kritik terhadap pemain dan suporter. Ultras Lazio bahkan tetap melanjutkan boikot mereka pada laga kandang terakhir musim ini.

Lazio tampil dengan skuad pincang akibat cedera dan suspensi sejumlah pemain inti. Kondisi itu membuat kiper pilihan ketiga, Alessio Furlanetto, kembali dipercaya sebagai starter setelah debut Serie A pekan lalu.

Tuan rumah langsung menekan sejak awal pertandingan. Adam Marušić hampir membuka skor pada menit kedelapan, tetapi tendangannya hanya membentur sisi luar tiang gawang.

Pedro juga nyaris mencetak gol perpisahan lebih cepat lewat sepakan melengkung khasnya, namun kiper Pisa, Adrian Šemper, melakukan penyelamatan gemilang dengan ujung jari. Lazio terus menekan melalui Matteo Cancellieri dan Luca Pellegrini, tetapi lini belakang Pisa masih mampu bertahan.

Alih-alih unggul, Lazio justru tertinggal lebih dulu. Pisa mencuri gol melalui sundulan Stefano Moreo setelah memanfaatkan serangan balik cepat yang diawali kesalahan Reda Belahyane di lini tengah.

Gol tersebut membuat Pisa sempat percaya diri untuk mengakhiri musim buruk mereka dengan hasil positif. Bahkan beberapa menit kemudian, Alessio Furlanetto harus melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang kedua Pisa dari jarak dekat.

Lazio akhirnya menyamakan kedudukan lewat Fisayo Dele-Bashiru yang memanfaatkan umpan Reda Belahyane setelah melewati pemain bertahan Pisa di dalam kotak penalti.

Momen paling emosional datang ketika Pedro mencetak gol kemenangan Lazio. Dari luar kotak penalti, mantan pemain FC Barcelona dan Chelsea FC itu melepaskan tembakan kaki kiri akurat ke sudut bawah gawang Pisa.

Gol tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah publik Olimpico yang memberikan penghormatan terakhir untuk sang veteran. Pedro kemudian mendapat standing ovation saat meninggalkan lapangan pada akhir pertandingan.

Pedro juga hampir menambah assist saat mengirim Tijjani Noslin lolos ke kotak penalti, tetapi Šemper kembali tampil gemilang di bawah mistar Pisa. Di sisi lain, Pisa semakin terpuruk setelah menelan kekalahan kesembilan secara beruntun dan gagal menutup musim dengan hasil positif setelah dipastikan terdegradasi dari Serie A. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *