Mataredaksi.com, BOGOR – Associazione Sportiva Roma dan Atalanta Bergamasca Calcio harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 pada pekan ke-33 Serie A Italia 2025/2026, di Stadio Olimpico, Minggu (19/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat persaingan menuju zona kompetisi Eropa semakin ketat.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena mempertemukan pelatih Gian Piero Gasperini dengan mantan klub yang pernah ia tangani selama sembilan musim. Sebelum laga dimulai, tensi pertandingan sudah meningkat setelah terjadi perang komentar antara Gasperini dan penasihat senior AS Roma, Claudio Ranieri.
Atalanta Unggul Lebih Dulu
Atalanta membuka keunggulan pada menit ke-12 lewat gol Nikola Krstović. Penyerang asal Montenegro itu sukses memaksimalkan umpan matang dari Marten de Roon untuk menaklukkan kiper Mile Svilar.
Setelah tertinggal, Roma berusaha bangkit dan menciptakan beberapa peluang melalui Donyell Malen. Namun, penjaga gawang Atalanta, Marco Carnesecchi, tampil sigap dengan menggagalkan dua peluang berbahaya.
AS Roma akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Mario Hermoso melepaskan tendangan voli ke sudut atas gawang setelah menerima umpan dari Devyne Rensch pada menit akhir babak pertama.
AS Roma Dominan, Tapi Gagal Menang
Memasuki babak kedua, AS Roma tampil dominan dan terus menekan lini pertahanan Atalanta. Stephan El Shaarawy dan Malen mendapat peluang emas, tetapi Carnesecchi kembali menunjukkan refleks gemilang.
Peluang terbaik AS Roma datang pada menit ke-75. Sundulan Hermoso sempat mengarah ke gawang, tetapi bola membentur mistar sebelum diamankan oleh Carnesecchi. Kesempatan itu menjadi peluang terbaik Giallorossi untuk membalikkan keadaan.
Hingga laga berakhir, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil tersebut membuat AS Roma tetap berada di posisi keenam klasemen sementara, dengan poin yang sama dengan Como 1907 di posisi kelima. Sementara Atalanta tertahan di peringkat ketujuh dengan selisih empat poin.
Juventus Diuntungkan
Hasil imbang ini justru menguntungkan Juventus FC yang berada di posisi keempat. Juventus berpeluang memperlebar jarak menjadi lima poin jika mampu menang atas Bologna FC 1909 pada laga berikutnya.
Roma Kembali Kehilangan Momentum
Secara statistik, AS Roma memang lebih dominan dengan 19 tembakan. Namun dominasi tersebut hanya menghasilkan 0,9 expected goals (xG). Sementara Atalanta BC mencatat delapan percobaan dengan total 0,68 xG.
Catatan ini memperlihatkan AS Roma kembali kesulitan menaklukkan Atalanta. Dari 12 pertemuan terakhir di Serie A, AS Roma hanya meraih satu kemenangan, dengan enam hasil imbang dan lima kekalahan.
Meski terhindar dari kekalahan, hasil ini tetap terasa mengecewakan bagi pasukan arahan Gian Piero Gasperini yang gagal memaksimalkan laga kandang untuk menjaga peluang lolos ke kompetisi Eropa musim depan. (MR-03)






