Serie A | Atalanta 2-2 Udinese: Scamacca Cetak Brace Selamatkan La Dea dari Kekalahan

Meluapkan Emosi – Ekspresi penyerang Atalanta BC Gianluca Scamacca meluapkan emosi setelah mencetak gol penyama 2-2 lewat sundulan saat melawan Udinese Calcio pada pekan ke-28 Serie A 2025/2026 di Stadion New Balance Arena, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Gol ini menyelamatkan La Dea dari kekalahan atas Zebrette. (Sumber foto: @LigasTopFutbol/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Atalanta Bergamasca Calcio berhasil menyelamatkan satu poin setelah Gianluca Scamacca mencetak dua sundulan dalam lima menit untuk menahan Udinese Calcio 2-2 pada pekan ke-28 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion New Balance Arena, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB.

Udinese Unggul Dulu

Udinese memulai pertandingan dengan agresif. Thomas Thiesson Kristensen memanfaatkan umpan dari Odilon Kossounou untuk membuka skor. Beberapa menit kemudian, Keinan Davis menggandakan keunggulan setelah situasi kacau di kotak Atalanta.

La Dea sempat kesulitan karena beberapa pemain kuncinya absen, termasuk Éderson José, Giorgio Scalvini, dan Charles De Ketelaere masih keluar dari skuad.

Udinese, yang baru saja menutup tiga kekalahan beruntun dengan kemenangan 3-0 atas ACF Fiorentina, juga kehilangan Oumar Solet, Nicolò Bertola, dan Alessandro Zanoli.

Branimir Mlačić memulai Serie A pertamanya beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-18, menunjukkan keberanian yang patut diapresiasi.

Atalanta Tekan Balik

Setelah kebobolan dua gol, Atalanta meningkatkan tekanan ke lini pertahanan Udinese. Nikola Krstović dan Davide Zappacosta beberapa kali menembus sisi sayap. Sundulan Kamaldeen Sulemana dari umpan silang Lorenzo Bernasconi belum menemui sasaran.

Kingsley Ehizibue beberapa kali melakukan penetrasi di sisi kanan, diikuti drive rendah Gianluca Scamacca yang membentur mistar gawang.

Pelatih Raffaele Palladino melakukan beberapa pergantian untuk menambah energi, termasuk masuknya Giacomo Raspadori dan Éderson José. Strategi ini memberi variasi serangan lebih cepat dan memaksa Udinese menata ulang pertahanan mereka.

Scamacca Samakan Skor

Nicola Zalewski mengirim umpan silang dari sisi kiri, disambut sundulan bebas Gianluca Scamacca dari jarak enam meter. Maduka Okoye gagal mengantisipasi rebound, memungkinkan Scamacca menyundul bola kedua dalam lima menit dan menyamakan skor 2-2.

Kesigapan Carnesecchi dan Serangan Balik

Marco Carnesecchi tampil sigap dengan menepis upaya Arthur Atta dari jarak jauh dan menghentikan penetrasi Adam Buksa. Atalanta beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Jurgen Ekkelenkamp mendapatkan peluang dari 13 meter, tetapi tendangannya belum menemui sasaran.

Pendukung La Dea bersorak keras saat tim menekan, menciptakan atmosfer tegang di tribun. Pemain menunjukkan determinasi tinggi, berlari menutup ruang, dan melakukan pressing ketat. Tekanan fisik dan kreativitas menyerang akhirnya membuahkan hasil melalui Scamacca.

Kontroversi Akhir Pertandingan

Menjelang akhir, Atalanta mendapat peluang dari tendangan sudut terakhir. Namun, wasit meniup peluit sebelum bola sempat diambil. Pelatih Palladino terlihat marah dan memeriksa timer wasit keempat. Suasana di stadion tetap panas hingga peluit akhir berbunyi.

Hasil ini memastikan Atalanta tetap berada di jalur perebutan posisi empat besar Serie A, sementara Udinese mempertahankan momentum positif di papan tengah. Permainan ini menegaskan kedalaman skuad Atalanta, yang mampu menghadirkan serangan balik cepat dan memanfaatkan peluang lawan, meski menghadapi absensi pemain kunci. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *