Mataredaksi.com, BOGOR – Juventus kembali menelan kekalahan setelah takluk 0-2 dari Como 1907 pada pertandingan pekan ke-26 Serie A Italia 2025/2026 di Allianz Stadium, Turin, Piemonte, Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Hasil ini memperpanjang periode sulit Bianconeri dan membuat persaingan menuju empat besar semakin panas.
Juventus Dominan, Como Lebih Efektif
Juventus mencoba menguasai pertandingan sejak menit awal. Kenan Yıldız melepaskan tembakan cepat yang memaksa Jean Butez melakukan penyelamatan. Namun, Como tampil disiplin dan menunggu kesalahan tuan rumah sambil menjaga blok pertahanan tetap rapat.
Gol pembuka datang dari kesalahan di lini tengah. Weston McKennie kehilangan bola dalam fase build-up. Mërgim Vojvoda memanfaatkan situasi tersebut dan melepaskan tembakan ke tiang dekat. Michele Di Gregorio gagal mengantisipasi dengan sempurna dan bola masuk ke gawang. Juventus kembali kebobolan dari tembakan pertama lawan, sebuah pola yang berulang musim ini.
Tekanan meningkat ketika Teun Koopmeiners membuat back-pass ceroboh yang hampir berbuah gol kedua. Lucas Da Cunha mencungkil bola ke arah gawang kosong, tetapi mistar menyelamatkan Juventus. Momen itu semakin memperlihatkan rapuhnya koordinasi lini belakang tuan rumah.
Serangan Balik Kunci Kemenangan Como
Memasuki babak kedua, Juventus mencatat penguasaan bola lebih dari 60 persen. Mereka meningkatkan intensitas serangan melalui sisi sayap dan bola mati. Namun, pertahanan Como tetap solid. Álvaro Morata aktif membantu pertahanan, sementara Sergi Roberto dan Maxence Caqueret menjaga keseimbangan di lini tengah.
Gol kedua Como lahir dari skema serangan balik cepat. Sergi Roberto merebut bola dan mengirim umpan ke Da Cunha di sisi kanan. Da Cunha lalu memberikan assist matang yang diselesaikan Caqueret dari jarak dekat. Skor berubah 2-0 dan publik Allianz Stadium terdiam.
Juventus mencoba bangkit lewat tendangan bebas Koopmeiners pada menit ke-84, tetapi bola membentur tiang. Jonathan David dan Francisco Conceição juga gagal memaksimalkan peluang di dalam kotak penalti. Meski unggul dalam jumlah tembakan, efektivitas tetap menjadi masalah utama tuan rumah.
Posisi Juventus Kian Terancam
Kekalahan ini membuat Juventus tertahan di posisi kelima klasemen sementara. Selisih poin dengan pesaing terdekat semakin tipis menjelang pekan-pekan krusial musim ini. Jadwal padat serta absennya sejumlah pemain kunci menambah tekanan bagi skuad asal Turin tersebut.
Jika tidak segera menemukan konsistensi permainan, ancaman keluar dari zona Liga Champions akan semakin nyata dalam waktu dekat. Situasi ini jelas bukan yang diharapkan manajemen maupun pendukung setia Bianconeri.
Como 1907 Tunjukkan Mentalitas
Sebaliknya, Como 1907 menunjukkan kematangan taktik di bawah arahan Cesc Fàbregas. Tim promosi itu tampil percaya diri dan efisien dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Como mampu bersaing melawan tim besar Serie A. Disiplin bertahan serta efektivitas serangan balik menjadi kunci keberhasilan mereka di Turin. (MR-03)






