Sarri Ragukan Masa Depan di Lazio, Kritik Keras Jadwal Derby della Capitale

Tersenyum – Manajer Maurizio Sarri tampak tersenyum sambil mengamati jalannya pertandingan Lazio pada laga pekan ke-35 Serie A Italia 2025/2026, Senin (4/5/2026) malam WIB. Ekspresi sumringah pelatih asal Italia itu terlihat di pinggir lapangan saat timnya menjalani pertandingan di tengah persaingan ketat musim ini. (Sumbeer foto: @AllRoundLazio/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, kembali melontarkan keraguan soal masa depannya bersama klub. Ia menegaskan keputusan terkait kontraknya tidak sepenuhnya berada di tangannya.

“Saya akan berbicara dengan klub dan kami akan melihat apakah kami bisa menghormati kontrak ini sampai akhir”, ujar Sarri.

Lazio Kunci Posisi Usai Comeback atas Cremonese

Lazio baru saja mengamankan kemenangan penting atas Cremonese setelah sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Federico Bonazzoli. Namun, Gustav Isaksen dan Tijjani Noslin membawa Le Aquile berbalik menang.

Hasil tersebut membuat Lazio mengokohkan posisi di papan tengah Serie A Italia 2025/2026, sekaligus menjaga peluang mereka tetap stabil di sisa musim yang ketat.

Sarri Akui Musim Penuh Tantangan

Sarri mengakui musim ini berjalan sulit sejak awal, terutama karena embargo transfer dan penjualan beberapa pemain penting pada Januari.

“Tujuan kami sejak awal adalah bekerja dengan skuad yang punya peluang kecil ke kompetisi Eropa. Di tengah banyak kesulitan, tim ini berkembang”, kata Sarri kepada DAZN Italia dilansir Mataredaksi.

Allenatore berumur 67 tahun ini juga menilai perubahan performa tim terjadi secara bertahap, meski tidak selalu konsisten di setiap laga.

Tunggu Pembicaraan dengan Klub

Sarri menegaskan dirinya tetap fokus menyelesaikan musim. Selain itu, ia meminta semua pihak menunggu keputusan resmi setelah seluruh pertandingan berakhir. “Kami akan duduk dan berbicara setelah musim selesai”, katanya.

Kemudian, ia menegaskan bahwa fokus tim tetap pada sisa pertandingan. “Sekarang fokus kami hanya empat laga tersisa, salah satunya sangat penting”, tambahnya.

Kritik Jadwal Derby Roma

Selain membahas masa depannya, Sarri melontarkan kritik keras kepada Lega Serie A. Ia menyoroti jadwal Derby della Capitale yang digelar pukul 12.30 waktu setempat.

Menurutnya, keputusan itu tidak mempertimbangkan kondisi pemain maupun suporter. “Itu penghinaan untuk kota Roma dan para penggemar”, tegasnya.

Selain itu, ia juga mengancam tidak akan menghadiri sesi wawancara sebagai bentuk protes jika jadwal tersebut tetap diberlakukan. Kemudian, Sarri mempertanyakan konsistensi kebijakan liga dalam penjadwalan laga besar.

Dampak Situasi Tim

Di tengah ketidakpastian masa depan pelatih, Lazio tetap menjaga stabilitas performa. Namun demikian, tekanan internal dan eksternal masih membayangi jelang akhir musim. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *