Mataredaksi.com, BOGOR – Arsenal menutup musim juara mereka di Premier League dengan kemenangan 2-1 atas Crystal Palace pada pekan ke-38, di Stadion Selhurst Park, Minggu (24/5/2026) malam WIB. Meski gelar sudah resmi diamankan lebih awal, laga ini tetap menjadi panggung penegasan dominasi The Gunners sepanjang musim.
Arsenal datang dengan skuad yang banyak berubah. Pelatih Mikel Arteta memberi kesempatan bermain kepada sejumlah pemain pelapis, namun intensitas permainan tetap terjaga sejak menit awal.
Jesus Buka Keunggulan di Penghujung Babak Pertama
Gabriel Jesus langsung menjadi ancaman utama di lini depan. Ia beberapa kali mendapatkan peluang emas, termasuk tembakan yang sempat membentur tiang dan satu peluang satu lawan satu yang berhasil digagalkan Dean Henderson.
Tekanan Arsenal akhirnya berbuah pada menit-menit akhir babak pertama. Gabriel Martinelli mengirim umpan matang yang diselesaikan Jesus dengan tembakan akurat ke tiang dekat. Gol itu membawa Arsenal menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Madueke Gandakan Keunggulan, Palace Mulai Tertekan
Memasuki babak kedua, Arsenal tidak menurunkan tempo. Kombinasi cepat di lini tengah kembali membuahkan hasil. Kai Havertz mengirim umpan terobosan yang diselesaikan dengan tenang oleh Noni Madueke melalui sepakan voli di dalam kotak penalti.
Gol tersebut membuat Arsenal semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan, sementara Crystal Palace kesulitan membangun serangan yang konsisten di hadapan pertahanan The Gunners.
Palace Bangkit, Drama Menit Akhir Tercipta
Crystal Palace baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-89 melalui sundulan Jean-Philippe Mateta. Gol itu sempat membuka harapan kebangkitan di penghujung laga.
Drama terjadi di masa injury time ketika Yéremy Pino sempat mencetak gol penyeimbang. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena posisi offside dalam proses serangan. Keputusan itu memastikan Arsenal tetap unggul hingga peluit akhir dibunyikan.
Rekor, Rotasi, dan Catatan Sejarah Dowman
Selain kemenangan, laga ini juga mencatat sejarah baru. Max Robert Dowman, yang baru berusia 16 tahun 144 hari, resmi menjadi starter termuda dalam sejarah Premier League.
Di sisi lain, Gabriel Jesus kembali menunjukkan ketajamannya melawan Palace. Ia kini terlibat dalam 12 gol ke gawang The Eagles sepanjang kariernya di Inggris, terdiri dari delapan gol dan empat assist.
Arsenal sendiri tampil lebih efisien secara statistik dengan expected goals (xG) 2,56 berbanding 1,1 milik Palace, menegaskan bahwa kemenangan ini tetap berada dalam kontrol sang juara.
Sebagai penutup musim, Arsenal juga memastikan finis dengan tren positif dan catatan konsistensi tinggi, mempertegas status mereka sebagai tim paling stabil sepanjang kompetisi. (MR-01)






